Perayaan Hari Jadi ke 3: Solok Muda Indonesia Adakan Family Gathering di Villa Deyofa Alahan Panjang
Perayaan Hari Jadi ke 3: Solok Muda Indonesia Adakan Family Gathering di Villa Deyofa Alahan Panjang
HORIZONE - Solok Muda Indonesia Foudation merayakan hari jadi yang ke-3 tahunnya semenjak Grand Lounchingnya sejak 2021 pada (27/07) di Villa Deyofa Alahan Panjang.
Dengan konsep Family Gathering, perayaan ini diwarnai dengan kehangatan dan perbincangan perkembangan politik daerah Solok dan Sumatera Barat berujung pada pentingnya edukasi politik untuk pemilih pemula.
Gagasan dan ide berdirinya Solok Muda digagas semenjak bulan Februari 2021 oleh Khairul Mufaddal, yang juga Chief Executive Officer (CEO) Solok Muda dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Solok Muda Indonesia, YANG secara resmi dideklarasikan pada publik pada 25 Juli 2021 lalu dengan Grand Launching bertajuk “Mahakarya Kawula Muda Dalam Berkolaboradi Membangun Solok Raya”.

Tahun 2024 merupakan tahun politik serentak dimana Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah dilakukan ditahun yang sama. Kahirul Mufaddak mengungkapkan, Pesta Politik 2024 ini merupakan yang petama dilalui Solok Muda sejak berdiri.
“Banyak orang berpersepsi Solok Muda adalah produk politik, meskipun itu tidak tepat tapi kami tidak pernah membantahnya, sebab yang kami cita-citakan adalah bagaimana Pemuda, Mahasiwa, Palajar di Solok Raya ini bisa mewarnai pesta politik ini dengan gagasan dan berperan aktif sebagai pemeran utama bukan hanya dianggap sebagai figuran politik saja.” Tepis Khairul.
CEO Solok Muda itu juga medorong rekan-rekannya di Solok Muda untuk menjadi promotor edukasi politik anak muda Solok Raya, untuk memberikan pesan kepada Calon Kepala Daerah.
“Kita orang muda sebagai generasi masa depan dengan populasi terbanyak yang disebut bonus demografi harus ikut andil dalam memberikan pesan kepada Calon Kepala Daerah bahwa suara kita orang muda bukan hanya subjek politik tapi juga harus dilihat dengan kacamata politis bahwa kita merupakan kepentingan tertinggi sebagai aset masadepan daerah.” Pungkasnya.

Memberikan wadah untuk peran politik bagi kawula muda khusunya di Solok Raya harus menjadi perhatian khusus semua pihak karena kita harus bersama memberikan ruang dialektis untuk menampung ide, gagasan, serta peran aktif intelektual muda dalam mewarnai pesta demokrasi pemilihan kepala daerah Solok Raya dan Sumatera Barat.
“Pasca terpilihnya Mas Gibran sebagai Wakil Presiden menjadikan Trend Pemimpin Muda ikut mewarnai pemilihan kepala daerah, ini harus ditingkatkan di Sumatera Barat karena tahun 2020 Sumatera Barat sudah memiliki kepada daerah muda dibawah 40 tahun terbanyak di Indonesia, yakni sebanyak 9 orang. Tentu ini potensi yang harus ditingkatkan beserta wadah politik untuk peran aktif orang muda Sumatera Barat harus diperluas,” tutup Khairul.
(Wahyu Haryadi)
What's Your Reaction?



