Stunting Jamban Sehat Dan Air Bersih Bahasan Minilok Balai Penyuluh KB Kecamatan Hiliran Gumanti 

Stunting Jamban Sehat Dan Air Bersih Bahasan Minilok Balai Penyuluh KB Kecamatan Hiliran Gumanti 

HORIZONE  - Balai Penyuluh KB Kecamatan Hiliran Gumanti mengadakan Mini Lokakarya (Minilok) terkait upaya penurunan kasus stunting di kecamatan tersebut Rabu (31/5) di aula Kantor penyuluh setempat. 

Mini Lokakarya dibuka oleh Camat Hiliran Gumanti diwakili Kasi Pemerintahan Boy Masril, S.Pt yang pada kesempatan itu mengatakan, minilok yang di selenggarakan oleh Balai Penyuluh KB Kecamatan Hiliran Gumanti dapat menghasilkan suatu kesepakatan untuk diterapkan dilapangan nantinya.

Boy Masril berharap, penanganan kasus stunting di Kecamatan Hiliran Gumanti dapat berjalan sesuai dengan regulasi yang ada. Sehingga tahapan terhadap penganan kasus dapat dilakukan sampai kasus stunting berakhir. 

Dalam minilok tersebut permasalahan jamban sehat dan air bersih menjadi pembahasan serius perserta minilok.  Pasalnya banyak keluarga terdampak stunting persoalan utamanya jamban sehat dan air bersih.

Kepala Kantor Urusan Agama KecamaHiliran Gumanti Fauzi, Sos dalam paparannya menyampaikan, sepanjang bulan Maret sampai Mei 2023 telah menikahkan sebanyak 40 calon pengantin. 

Selain pembekalan agama kepada pasangan tersebut juga telah dilakukan pembekalan Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil), terang Fauzi. 

Dikatakan Fauzi, persoalan utama dari kasus stunting ini adalah ketika pahaman masyarakat terhadap apa itu stunting.  Sehingga juga tidak paham bagaimana penanganannya ketika anaknya terpapar stunting. 

Dalam minilok ini Fauzi merekomendasikan, perlu dilakukan komunikasi secara pribadi dan kelompok dan secara bersama sama menjadi orang tua asuh serta menyediakan anggaran sebagai intervensi gizi anak stunting .

Kepala Balai Penyuluh KB Kecamatan Hiliran Gumanti Nike Oktavelly K, Amd.Keb mengatakan, minilok merupakan amanat dari Perpres nomor 72 tahun 2021 tentang percepat penurunan stunting dan Peraturan BKKBN nomor 12 tahun 2021 tentang rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting tahun 2021-2024.

Minilok diikuti lintas sektor terdiri dari pimpinan Puskesmas, Wali Nagari, KUA, kader TPK se Kecamatan Hiliran Gumanti. Hasil minilok sebagai upaya untuk menekan kasus stunting dengan cara pengorganisasian dan ketepatan dalam lintas program dan lintas sektor, jelas Nike.

( Aznul Hakim  )

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow