Balai Penyuluh KB Kecamatan Hiliran Gumanti Selenggarakan Workshop PK 22
HORIZONE - Balai Penyuluh Kependudukan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Keluarga ( BP KKBPK) Kecamatan Hiliran Gumanti menyelenggarakan workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga (PK) 2022, Rabu (5/10) di aula Kantor Balai Penyuluh KB setempat.
Workshop sehari ini diikuti 24 orang kader KB berasal dari tiga nagari di Kecamatan Hiliran Gumanti yaitu Nagari Talang Babungo,Nagari Sariak Alahan Tigo dan Nagari Sungai Abu.
Koordinator Balai Penyuluh KB Kecamatan Hiliran Gumanti Candra mengatakan, workshop sehari ini bertujuan untuk membekali para kader KB terkait program PPK 22.
Sebelum melakukan pendataan keluarga kelapangan, para kader dibekali tata cara pendataan, apa saja yang menjadi lokus pendataan. Sehingga nantinya pendataan ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang telah di diprogramkan.
Dikatakan Candra, Undang-Undang (UU) 52 tahun 2009 mengamatkan BKKBN untuk melakukan pendataan. Salah satunya melakukan pendataan keluarga.
Tiap 5 tahun BKKBN menggelar pendataan keluarga, dan melakukan pemuktahiran setahun sekali.
Dijelaskan Candra, ada tiga hal yang harus dilakukan sampai ke daerah. Pertama melakukan pendataan keluarga, selanjutnya mengawal penyuluh lini lapangan, dan terakhir menjamin ketersediaan alat kontrasepsi di seluruh wilayah .
Sebelum mengikuti workshop, para kader diberikan pencerahan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) setempat Fauzi, S.Ag.
Fauzi mengatakan, banyak sekarang ini orang tidak bersyukur atas nikmat yang telah di berikan oleh Allah SWT dan mereka beranggapan nikmat itu hanya sebatas rezeki saja.
Padahal banyak nikmat yang telah diterima tapi tidak pernah disyukuri seperti nikmat mata, telinga dan anggota tubuh lainnya.
Ketika nikmat itu dicabut oleh yang punya, baru terasa betapa besar nikmat telah diberikan oleh Allah yang kita lupa mensyukuri.
Pada bagian lain, Fauzi sebagai pejabat KUA baru di Kecamatan Hiliran Gumanti berharap kerjasama semua pihak.
"Silahkan datang ke kantor untuk konsultasi agama. Jangan datang hanya untuk pergi nikah saja, sebab KUA adalah Kantor Urusan Agama bukan kantor urusan asmara", ungkap Fauzi yang disenyumi peserta workshop.
( Aznul Hakim )
What's Your Reaction?



