Bupati Tanah Datar Tinjau Kondisi Jalan Penghubung Nagari Tanjung Bonai
HORIZONE - Ruas jalan yang menghubungkan antara Jorong Padang Laweh dan Jorong Cubadak Randah, Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, dijadwalkan akan di aspal tahun 2022.
Jalan sepanjang 2,5 km yang merupakan askes perekonomian masyarakat nagari Tanjung Bonai ini, mendapatkan bantuan APBN tahun 2022 untuk peningkatan mengaspal jalan.
Guna memastikan kondisi jalan tersebut, Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Kabag Prokopim Dedi Tri Widono, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Refdizalis, Rabu (6/10/2021) datang langsung meninjau ruas jalan di Nagari Tanjung Bonai tersebut.
"Kita sudah usulkan, dan Insya Allah kita mendapatkan bantuan APBN tahun 2022 nanti," ujar Eka Putra .
Dikatakan, jalan penghubung Jorong Padang Laweh dan Jorong Cubadak Randah sudah ada sejak puluhan tahun silam, namun sampai sekarang kondisinya masih berupa jalan tanah dan belum diaspal.

Bupati Eka Putra ketika meninjau ruas jalan yang menghubungkan Jorong Padang Laweh dan Jorong Cubadak Randah, Nagari Tanjung Bonai yang akan di aspal tahun 2022
Jalan ini, Menurut Bupati Eka Putra, merupakan jalan usaha tani yang selama ini dimanfaatkan masyarakat, termasuk sebagai prasarana pendukung pendidikan. Dari Tabek Akiang (jorong Padang Laweh) jalan ini tembus sampai ke SMAN 1 Lintau yang ada di jorong Cubadak Randah, sehingga kalau sudah diaspal akan memperpendek jarak anak-anak yang akan pergi ke sekolah.
“ Saat ini untuk sampai ke sekolah, anak-anak kita harus berputar jauh melewati Masjid Raya Tanjung Bonai, tetapi kalau sudah diaspal nanti mereka akan lebih dekat lewat sini," ujar Bupati.
Selain dimanfaatkan sebagai jalan usaha tani dan prasarana pendukung pendidikan, disini juga banyak peternak ayam dan perkebunan warga setempat.
"Selama ini transportasi mereka terkendala karena kondisi jalan. Jika terjadi hujan, aspalnya lunak (berlumpur) sehingga masyarakat yang memanfaatkan jalan ini menemui banyak kesulitan untuk mengangkut hasil kebun dan peternakannya," terang Eka Putra.
Tidak itu saja, akibat dari rusaknya jalan ini juga berbuntut dengan turunnya harga hasil perkebunan warga serta meningkatkan biaya operasional.
"Kita berharap, kalau nanti jalan ini sudah diaspal, seluruh aktivitas masyarakat yang menggunakan jalur ini akan lancar sehingga ekonomi juga akan meningkat," kata Bupati.
Bupati Eka Putra juga sampaikan, dukungan masyarakat dengan rencana pengaspalan jalan ini sangat tinggi. Malah ada warga yang tanahnya terpakai untuk pelebaran jalan, dengan sukarela menghibahkannya kepada pemerintah Kabupaten Tanah Datar demi kepentingan bersama.
Terkait itu, wali nagari Tanjung, Bonai Luthfi menambahkan, untuk mendukung pembangunan jalan ini, pihaknya bersama kepala jorong dan tokoh masyarakat setempat, telah beberapa kali melakukan gotong royong bersama masyarakat.
"Untuk proses pembangunan jalan, dalam waktu dekat kami akan duduk bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat untuk membicarakannya. Kita ingin masyarakat tahu, sehingga nanti tidak ada permasalahan dikemudian hari apalagi sampai menghambat proses pembangunan," terang Luthfi. (Reyhan)
What's Your Reaction?



