Dakwah Wisata BKMT Sumbar di Pantai Gandoriah, Wali Kota Yota Balad: Dorong Pariaman Jadi Kota Wisata Religi
HORIZONE – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menghadiri kegiatan Dakwah Wisata yang digelar Badan Kontak Majelis Taklim Sumatera Barat (Sumbar) sekaligus pelantikan pengurus BKMT Kota Pariaman periode 2026–2031. Kegiatan berlangsung di Pentas Seni Pantai Gandoriah, Minggu (5/4/2026), dan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan bahwa kegiatan dakwah wisata sejalan dengan visi Pemerintah Kota Pariaman untuk mewujudkan kota wisata yang maju, mandiri, kreatif, berbasis agama dan budaya.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjadikan Pariaman sebagai kota wisata dakwah, selaras dengan falsafah Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” ujarnya.
Menurut Yota, dakwah wisata memiliki dua nilai strategis yang saling menguatkan, yakni pembangunan spiritual masyarakat sekaligus penggerak ekonomi daerah. Kehadiran ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Sumbar dinilai menjadi promosi efektif bagi Pariaman sebagai destinasi wisata.
“Kehadiran tamu dari luar daerah menjadi promosi tidak langsung bagi Pariaman sebagai kota tujuan wisata,” jelasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan keagamaan. Menurutnya, ilmu pengetahuan harus diimbangi dengan akhlak agar memberi manfaat bagi masyarakat.
“Ilmu tanpa akhlak tidak akan memberi manfaat. Melalui BKMT, generasi muda dapat memperdalam ilmu agama sehingga membentuk karakter yang lebih baik,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua BKMT Sumbar, Abdul Aziz, secara resmi melantik pengurus BKMT Kota Pariaman periode 2026–2031.
Baca juga : Seleksi Paskibraka Kota Padang 2026 Dimulai, Ratusan Pelajar Berebut Jadi Pengibar Bendera Tingkat Nasional
Ia mengingatkan bahwa amanah sebagai pengurus merupakan tanggung jawab besar, tidak hanya kepada organisasi tetapi juga kepada Allah SWT.
“Kepada pengurus yang baru dilantik, selamat bekerja. Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.
Kegiatan dakwah wisata ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dakwah, budaya, dan pariwisata, sekaligus memperkokoh posisi Pariaman sebagai salah satu pusat wisata religi di Sumatera Barat.
red-ril
What's Your Reaction?



