Evia Vivi Fortuna: Kab Solok Menjadi Prioritas Nasional, DAK 2026 Fokus Kembangkan Infrastruktur Kawasan Produksi Pangan

Evia Vivi Fortuna:  Kab Solok Menjadi Prioritas Nasional, DAK 2026 Fokus Kembangkan Infrastruktur Kawasan Produksi Pangan

HORIZONE - Kabupaten Solok kembali mendapat perhatian strategis dari pemerintah pusat dengan ditetapkan sebagai Lokasi Prioritas Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Konektivitas Subbidang Jalan Tematik Kawasan Produksi Pangan Nasional (KPPN) Tahun 2026. Penetapan ini merupakan kelanjutan dari usulan DAK tahun 2025 yang sempat mengalami efisiensi anggaran akibat diberlakukannya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.
Informasi ini disampaikan dalam kegiatan Penilaian Usulan DAK Fisik Bidang Konektivitas Subbidang Jalan, yang berlangsung pada tanggal 26–29 Agustus 2025 di Hotel Ibis Gading Serpon, Tangerang, Banten, dan secara khusus disampaikan pada sesi Kamis, 28 Agustus 2025.

Terkait itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok, Effia Vivi Fortuna AD, ST.MM mengatakan, wilayah yang menjadi prioritas dalam tematik KPPN Tahun 2026 adalah Kecamatan Lembah Gumanti, yang dikenal sebagai sentra hortikultura unggulan di Sumatera Barat, terutama komoditas bawang merah dan cabai merah. Komoditas ini memainkan peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
"Forum ini menghasilkan berita acara kesepakatan antara Dinas PUPR, Bapelitbang Kabupaten Solok dengan pihak Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah (PFID) Kementerian PUPR dan Bappenas sebagai dasar penyusunan Rencana Kegiatan (RK) DAK Tahun 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Oktober hingga Desember 2025, "ungkap Vivi yang hadir bersama fungsional Jalan Dan Jembatan Dinas PUPR Endang Distianna Harida, ST, Silvi Pebriani, ST, serta tim teknis dari Bapelitbang Revi Puspita, ST.
Dijelaskan, usulan anggaran DAK Kabupaten Solok naik menjadi sekitar Rp23 miliar, meningkat dari usulan tahun 2025 sebesar Rp21 miliar.
Kenaikan ini menurut Kadis PUPR, disesuaikan dengan revisi desain teknis dan penyesuaian harga satuan. Usulan tersebut telah resmi diinput melalui aplikasi KRISNA DAK Bappenas dan saat ini menunggu alokasi final dari Kementerian Keuangan.
Adapun lima ruas jalan prioritas yang diusulkan melalui DAK Fisik Bidang Konektivitas Subbidang Jalan Tahun 2026:

1. Jalan Bukit Barampuang – Taratak Galundi
2. Jalan Convention Hall – Taratak Galundi
3. Jalan Usak – Alahan Panjang
4. Jalan Simpang Batu Bagiriak – Galagah
5. Jalan Taratak Pauh – Simpang Tanjung Nan IV

"Ruas-ruas jalan tersebut merupakan akses penting dalam memperlancar arus distribusi hasil hortikuktura yang mendukung KPPN Kecamatan Lembah Gumanti dengan Komoditas Utama Bawang Merah<"paparnya.
(Aznul Hakim/Melatisan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow