Hafizur Rahman: Nagari Talang Babungo Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Hafizur Rahman: Nagari Talang Babungo Sedang Tidak Baik-Baik Saja

HORIZONE  - Pemerintah Nagari Talang Babungo menyelenggarakan Pelatihan Industri Rumah Tangga dan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Produk Ketahanan Pangan bagi pelaku UMKM di nagari tersebut. 

Pelatihan tersebut di buka oleh Camat Kecamatan Hiliran Gumanti Andi Sofiani, S.Sos di aula Kantor Wali  Nagari Talang Babungo, Rabu (4/10).

Camat Andi Sofiani dalam sambutannya mengatakan, kebutuhan pangan setiap waktu selalu meningkat. Hanya saja ketersediaan pangan tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah penduduk. 

Jika hal ini tidak diantisipasi sejak dari dini maka dimasa datang dapat dipastikan masyarakat kesulitan dalam mendapatkan pangan. Sebab lahan persawahan setiap waktu selalu beralih fungsi menjadi lokasi pembangunan.

Terkait hal tersebut itulah di perlukan program ketahanan pangan yang merupakan program nasional sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi kebutuhan pangan di masa datang.

Pelatihan UMKM diselenggarakan hari ini adalah untuk menyelamatkan generasi Talang Babungo di masa depan. Disinilah peran program ketahanan pangan tersebut, urai Andi Sofiani. 

Kepada para peserta, Camat Hiliran Gumanti Andi Sofiani minta agar mengikuti pelatihan ini dengan sungguh sungguh. Sebab pelatihan ini akan sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat Nagari Talang Babungo. 

Wali Nagari Hafizur Rahman mengatakan, Pelatihan Industri Rumah Tangga dan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal untuk mewujudkan ketahanan pangan di Nagari Talang Babungo. 

Menurut Hafizur Rahman, Nagari Talang Babungo sedang tidak baik baik saja. Sebab ekonomi masyarakat lagi menurun. Dimana hasil pertanian masyarakat tidak dalam posisi baik dari segi hasil dan pemasaran. 

Mengatasi hal tersebut perlu dilakukan kebijakan dalam menjaga ketahanan pangan agar masyarakat fokus dalam menata kehidupan dan perekonomiannya.

Salah satu jalannya adalah menata UMKM yang ada di Nagari Talang Babungo lebih menarik dalam pemasaran dan kemasannya. Sehingga menimbulkan minat konsumen untuk membeli, ungkap Hafizur. 

Pelatihan diselenggarakan selama dua hari 4 sampai 5 Oktober diikuti pelaku UMKM dari setiap jorong dengan narasumber BumNag Development Center (DBC) Universitas Taman Siswa Padang dan Koperindag Kabupaten Solok, terang Ulil Amri ketua pelaksana dalam laporannya.

( Aznul Hakim  )

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow