Maraknya Kasus Pencurian Jelang Ramadhan di Kelurahan IX Korong Resahkan Masyarakat

Bidan Puskeskel IX Korong, Nofiarita memperlihatkan jendela kamarnya bekas dicongkel dalam aksi pencurian yang meresahkan

Maraknya Kasus Pencurian Jelang Ramadhan di Kelurahan IX Korong Resahkan Masyarakat

Maraknya Kasus Pencurian Jelang Ramadhan di Kelurahan IX Korong Resahkan Masyarakat 

HORIZONE - menjelang Ramadhan, aksi pencurian dengan modus mencongkel daun jendela telah meresahkan masyarakat Kelurahan IX Korong, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok.

Aksi maling  yang membuat resah warga srtempat, terjadi pada Senin tanggal 4 Maret 2024 lalu,  di rumah Dinas bidan Pusat Kesehatan Kelurahan (Puskeskel) Jalan Balai Kasiak,RT.01/RW.3 Kelurahan IX Korong.

Sebelumnya,  tanggal 19 Februari 2024 kasus pencurian dengan cara mencongkel jendela juga terjadi di Sekretariat Kerapatan Adat Nagari Solok depan Masjid Lubuak Sikarah. 

Bidan Puskeskel IX Korong, Nofiarita, membenarkan telah terjadi pencurian dirumah dinasnya yang berada di Puskeskel IX korong pada tanggal 4 Maret 2024 lalu.

Akibat kasus pencurian tersebut, dirinya mengalami kerugian berupa satu buah notebook dan satu buah televisi lengkap dengan receivernya.

" Ppencurian terjadi diperkirakan antara jam 14.00 Wib hingga jam 16.00 Wib," ungkapnya.

Nofiarita menyebutkan, dirinya terakhir  meninggalkan rumah selepas  jam istirahat siang, tepatnya jam 14.00 Wib dan pada saat itu rumah ditinggalkan dalam keadaan baik - baik saja.

Namun pada jam 16.00 Wib saat pulang dari Puskesmas KTK,  Nofiarita mendapati rumah dalam kondisi jendelanya sudah di congkel oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).

Setelah dilakukan pengecekan kedalam rumah,  Bidan Puskesmas itu mengaku telah mengalami pencurian dengan cara masuk melalui jendela kamar yang terdapat di samping Puskeske.

Aksi pencurian dengan  mencongkel teralis besi yang terdapat di dalam kamar tersebut, sudah dilaporkan kepihak Polsek Solok Kota.

" Kami berharap kasus pencurian yang telah meresahkan masyarakat ini dapat terungkap secepatnya," ungkap Nofiarita. 

Terhadap itu, Anggota DPRD Kota Solok Nasril In Dt Malintang Sutan.SH dan Andi Eka Putra.SH ketika mengunjungi tempat kejadian di Pusat kesehatan Kelurahan IX Korong menerangkan, kasus pencurian dengan cara mencongkel daun jendela rumah yang terjadi di Puskeskel IX Korong,  memiliki modus yang sama dengan apa yang terjadi di Sekretariat Kerapatan Adat Nagari Solok.

"  Modusnya sama, mencongkel jendela untuk masuk kedalam bangunan rumah,” ucapnya.

Lebih lanjut,  Nasril In Dt Malintang Sutan yang juga salah satu pengurus KAN Solok menyebut,  akibat kasus pencurian tersebut, KAN Solok mengalami kerugian berupa satu buah komputer dengan nilai mencapai Rp 15 Juta.

"  Kasus ini juga dilaporkan ke pihak Kepolisian, namun  tak banyak memperoleh petunjuk dari aksi pencurian yang di duga terjadi pada malam hari itu. Kami berharap kepada masyarakat  membantu pihak kepolisian untuk mengungkap kasus pencurian yang telah meresahkan masyarakat Kelurahan IX Korong tersebut," ungkap Nasril In.

Nasril in juga menghimbau kepada Lurah IX Korong untuk lebih pro aktif dalam menyikapi permasalahan yang ada di Kelurahan IX Korong.

" Kami di lembaga DPRD Kota Solok telah menganggarkan pengadaan CCTV pada tahun 2020 lalu untuk dipasang dibeberapa titik yang di anggap rawan. Namun sebagaimana yang kami lihat dilapangan CCTV tersebut tidak terpasang sebagaimana mestinya," tutur Nasril In.

 Sementara itu,  Anggota DPRD Kota Solok,Wazadly.SH,  sangat menyayangkan dengan terjadinya kasus pencurian yang telah terjadi beberapa kali di Kelurahan IX Korong dalam satu bulan belakangan.

Wazadly memperkuat, sebelumnya tahun 2022, pihaknya telah mengusulkan pengadaan CCTV melalui anggaran kelurahan IX Korong tahun anggaran 2023 dan akan dipasang ditempat yang di anggap rawan di beberapa titik di Kelurahan IX Korong.

"  CCTV tersebut merupakan tambahan dari pengadaan CCTV yang sebelumnya sudah terpasang hanya untuk beberapa titik saja di Kelurahan IX Korong," ungkap Wazadly.

Wazadly juga menyayangkan atas penghentian kegiatan ronda malam yang sudah berjalan hampir Enam bulan lamanya.

" Kami menilai dengan Non aktifnya ronda malam akan berdampak terhadap tidak terpantaunya orang yang keluar masuk di Kelurahan IX Korong pada malam hari,kami menghimbau kepada Lurah IX Korong untuk mencarikan solusi terhadap keamanan lingkungan yang saat ini telah resah dengan maraknya kasus pencurian,"ungkap Wazadly.

(Wahyu Haryadi)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow