Pasca Galodo Marapi Jembatan Penghubung Jorong Batur Nagari Sungai Jambu Belum Diperbaiki

Pasca Galodo Marapi Jembatan Penghubung Jorong Batur Nagari Sungai Jambu Belum Diperbaiki

Jembatan di Jorong Batur Nagari Sungai Jambu Belum Diperbaiki. Bahaya Mengacam Masyarakat 

Horizone - Jembatan penghubung menuju Jorong Batur, Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar rusak parah dan tidak layak digunakan. Masyarakat pun membuka jembatan tersebut. 

Akibatnya masyarakat setempat harus turun langsung menyeberangi sungai untuk sampai ke jorong tersebut. Hal ini sudah berlangsung sebulan ini. Jika malam hari masyarakat takut menyeberangi sungai itu karena kawatir air bah akan datang.

Kepala Jorong Batur Foni Rabu (1/10) melalui telepon selulernya terkait hal tersebut mengatakan, jembatan penyeberangan ini hancur diterjang batu ketika terjadi banjir lahar dingin (galodo) Gunung Marapi tanggal 11 Mei tahun lalu. 

Selain jembatan juga menghancurkan sejumlah rumah penduduk. Tidak hanya korban harta tapi juga ada korban jiwa di Nagari Sungai Jambu,papar Foni. 

Ketika itu, secara bergotong royong masyarakat dengan TNI berhasil membangun jembatan darurat. Jembatan tersebut tidak bertahan lama karena kembali rusak oleh air. Kemudian dibuat lagi yang sedikit agar baik. 

Dikatakan Foni seiring berjalan waktu jembatan tersebut juga rusak dan tidak layak digunakan lagi. Kawatir akan ada korban maka jembatan tersebut diperbaiki secara gotongroyong oleh masyarakat. 

Melihat kondisi jembatan sudah tidak layak dilalui karena kayu penyangga sudah lapuk dimakan air maka disepakati untuk dibuka saja. 

"Jembatan sudah lapuk lalu dibuka untuk keamanan masyarakat. Untuk menyeberang terpaksa harus masuk ke sungai, " papar Foni. 

Kondisi jembatan ini sudah sering disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Tanah Datar tapi sampai sekarang belum ada tanggapan sama sekali. 

Jika malam hari masyarakat harus memutar jalan melalui Nagari Labuah, Kecamatan Limo Kaum. Sebab sewaktu-waktu air yang cukup besar bisa saja turun dari Gunung Marapi, ungkap Foni. 

Foni berharap, Pemerintah Tanah Datar segera membangunkan jembatan permanen karena akses jalan ini menghubungkan dua kecamatan.

Trauma masyarakat belum seutuhnya pulih akibat peristiwa 11 Mei 2024 lalu. Sehingga malam hari tidak berani lewat jalan itu jika tidak ada jembatannya, ujar Foni. 

( Aznul Hakim ) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow