Pemko Payakumbuh Matangkan Perencanaan Pembangunan 2027 Melalui Forum Perangkat Daerah dan Konsultasi Publik
HORIZONE - Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat arah pembangunan daerah dengan fokus pada penyusunan perencanaan yang terukur dan partisipatif.
Hal ini terlihat melalui pelaksanaan Forum Perangkat Daerah (FPD) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027, yang juga diiringi dengan Forum Konsultasi Publik (FKP).
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Riza Falepi, Balai Kota Payakumbuh, pada Jumat (20/02/2026).
FKP dipimpin Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, dihadiri oleh para asisten, staf ahli, kepala OPD terkait, camat se-Kota Payakumbuh, serta perwakilan lembaga dan organisasi kemasyarakatan.
Baca juga : Diproyeksi Turun, BKD Payakumbuh Dorong Penguatan PAD
Dalam paparannya, Rida Ananda menyampaikan bahwa Forum Perangkat Daerah (FPD) memiliki peran krusial dalam memastikan kualitas dan keberlanjutan dokumen perencanaan pembangunan.
"FPD ini bertujuan untuk mempertajam dan menyempurnakan muatan rancangan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah sebelum disampaikan kepada Bappeda untuk diverifikasi," ujar Rida.
Proses penyusunan Renja Tahun 2027 ini merupakan tindak lanjut dari amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah, termasuk evaluasi terhadap rancangan peraturan daerah yang mengatur rencana pembangunan jangka panjang dan menengah (RPJMD).
Aturan ini juga mencakup tata cara perubahan rencana pembangunan daerah dan rencana kerja pemerintah daerah.
Rida Ananda menambahkan, bahwa penyusunan Renja ini juga telah diselaraskan dengan Peraturan Daerah Kota Payakumbuh Nomor 2 Tahun 2025 tentang RPJMD Tahun 2025–2029.
“Setelah RPJMD 2025–2029 dan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah ditetapkan, setiap perangkat daerah wajib menyusun Renja tahunan,” jelasnya.
Forum ini juga menjadi ajang untuk memaparkan capaian kinerja dan realisasi keuangan Sekretariat Daerah pada tahun 2025, serta membahas sejumlah isu strategis yang masih menjadi perhatian. Rida menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta efektivitas dan transparansi dalam setiap kebijakan.
Baca juga : Bupati Solok: Perjuangan Andre Rosiade Tower BTS Berdiri Di Nagari Garabak Data
"Forum ini bertujuan agar terjadi sinergi yang kuat antar perangkat daerah dan stakeholders. Dengan demikian, dokumen perencanaan yang dihasilkan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ungkapnya.
Lebih lanjut, Rida menekankan bahwa perencanaan yang baik haruslah partisipatif dan berorientasi pada hasil. "Kami ingin program dan kegiatan Tahun 2027 benar-benar memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Kota Payakumbuh," tutupnya.
Dengan melalui proses perencanaan yang matang dan melibatkan berbagai pihak, Pemko Payakumbuh berharap pembangunan yang dilakukan akan membawa dampak nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.
(dmr/ril)
What's Your Reaction?



