Pengadaan Tanah Flyover Sitinjau Lauik Capai Progres Signifikan, Segera Masuk Tahap Konstruksi

HORIZONE – Proses pengadaan tanah untuk pembangunan Flyover Panorama Sitinjau Lauik di Sumatera Barat menunjukkan progres signifikan ditandai dengan serah terima lahan bebas dari panitia pengadaan tanah kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat sebagai pelaksana proyek.

Pengadaan Tanah Flyover Sitinjau Lauik Capai Progres Signifikan, Segera Masuk Tahap Konstruksi

Serah terima tersebut berlangsung di Auditorium Gubernuran, Jumat kemaren, sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan dokumen pendaftaran konsinyasi ke Pengadilan Negeri Padang sebagai bagian dari percepatan penyelesaian administrasi pengadaan tanah proyek strategis tersebut.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyebut capaian ini sebagai langkah penting untuk memastikan kelancaran pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas sekaligus keselamatan transportasi.

Menurutnya, kawasan Sitinjau Lauik selama ini menjadi salah satu jalur utama penghubung antarwilayah di Sumbar, namun juga dikenal rawan kecelakaan karena kondisi jalan yang curam dan banyak tikungan tajam.

Baca juga : Gubernur Sumbar Ajukan Proposal Pusat Kebudayaan Rp382,65 Miliar ke Menteri Kebudayaan Fadli Zon

“Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik diharapkan dapat memperlancar arus transportasi sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat yang melintasi jalur tersebut,” ujar Mahyeldi.

Ia menjelaskan, proses pengadaan tanah telah melalui berbagai tahapan sejak penetapan lokasi pada April 2024 oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional melalui Kantor Wilayah ATR/BPN Sumatera Barat. 

Tahapan tersebut meliputi verifikasi lapangan, sosialisasi kepada masyarakat hingga musyawarah penyelesaian hak atas tanah.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Muhibuddin, menyebut proyek flyover tersebut merupakan infrastruktur penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalur Sitinjau Lauik.

“Kami siap melakukan pengawalan dan pendampingan hukum agar pelaksanaan proyek ini berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Baca juga : Pemkab Tanah Datar dan Pemprov Sumbar Gelar Rapat Koordinasi 2026, Sinkronkan Program Pembangunan Daerah

Sementara itu, Asisten Deputi Penyelenggara Tata Ruang dan Penataan Agraria Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Syahruddin, menilai pembangunan flyover memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan progres pengadaan tanah yang terus berjalan, pembangunan Flyover Sitinjau Lauik diharapkan segera memasuki tahap konstruksi dan menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan konektivitas serta keselamatan transportasi di Sumatera Barat.

red-ril

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow