Pemkab Solok Lakukan Bimtek Panitia Pemilihan Walinagari Serentak Tahun 2026
HORIZONE — Pemerintah Kabupaten Solok menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Panitia Pemilihan Walinagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Solok, Kamis (04/06/2026).
Bimtek dibuka Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH diikuti panitia pemilihan dari 23 nagari yang akan melaksanakan Pemilihan Walinagari Serentak Tahun 2026.
Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Solok Drs. Zaitul Ikhlas, Kepala DPMN Kabupaten Solok Hendrianto, para kepala OPD terkait.
Bupati Jon Firman Pandu mengatakan, pemilihan walinagari merupakan momentum penting dalam kehidupan demokrasi di tingkat nagari. Panitia pemilihan dituntut bekerja secara profesional, netral, jujur, dan bertanggung jawab.
“Panitia pemilihan adalah ujung tombak keberhasilan Pilwana. Saya berharap seluruh panitia dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, menjaga netralitas, serta berpedoman pada aturan yang berlaku agar proses pemilihan berjalan aman, tertib, dan demokratis,” kata Bupati.
Bupati mengingatkan, walinagari terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi pemimpin yang dapat membawa kemajuan bagi nagari dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan Pilwana Serentak Tahun 2026 agar berjalan sukses dan menghasilkan pemimpin nagari yang berkualitas, amanah, serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di nagarinya masing-masing,” tambahnya.
Kepala DPMN Kabupaten Solok Hendrianto menyampaikan, kegiatan bimbingan teknis ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, pemahaman, dan profesionalisme panitia dalam melaksanakan seluruh tahapan Pemilihan Walinagari Serentak Tahun 2026.
“Panitia pemilihan memiliki peran yang sangat penting dalam menyukseskan pelaksanaan Pilwana. Melalui bimtek ini diharapkan seluruh panitia dapat memahami tugas, fungsi, serta regulasi yang berlaku sehingga tahapan pemilihan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, diharapkan seluruh panitia pemilihan memiliki pemahaman yang sama terhadap regulasi dan mekanisme pelaksanaan Pilwana, sehingga pelaksanaan Pemilihan Walinagari Serentak Tahun 2026 di 23 nagari dapat berlangsung secara demokratis, transparan, dan kondusif.
( Aznul Hakim )
What's Your Reaction?



