Peringati HAN 2021, Bupati Kampar: Tingkatkan Kepedulian Kepada Anak
Pengukuhan Forum Anak Kampar (Fakar) oleh Sekda Kampar Yusri
HORIZONE - Menyemangati peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2021, pemerintah Kabupaten Kampar menggelar Final Duta Anak Kampar dan Pelantikan Pengurus Forum Anak Kampar (Fakar), serta Peringatan Hari Hiv Sedunia Tahun 2021, Rabu (1/12/2021) di di Aula Kantor Bupati setempat.
Puncak kegiatan yang dibuka Bupati Kampar, juga dihadiri Kepala Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Provinsi Riau Hj. Hidayatti Effiza, MM, Kepala OPD, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar, Ketua Komisi Penanggulangan Aids Provinsi Riau, Lembaga Masyarakat, Lembaga Pendidikan, serta Dunia Usaha / APSAI Kampar.
Menyambut itu, Bupati Kampar mengajak semua elemen agar meningkatkan Kepedulian dan perlindungan lebih buat anak-anak Kabupaten Kampar”
Diwakili Sekretaris Daerah Drs. Yusri, M,Si, Bupati Kampar menyampaikan, anak merupakan potensi yang sangat penting, generasi penerus bangsa dan penentu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menjadi pilar utama pembangunan Nasional, sehingga perlu ditingkatkan kualitasnya dan mendapatkan Perlindungan secara sungguh-sungguh.
Disebutkan, Peringatan Hari Anak Nasional Tahun ini, semakin banyak masyarakat Kabupaten Kampar yang peduli akan pendidikan dan para orang tua dapat memberikan perhatian serta memberikan segala yang terbaik untuk anak-anak.
Yusri menambahkan, sampai saat ini masih banyak anak-anak yang kurang dari orang tua, masih banyak pula orang tua yang mendambakan anak-anaknya tumbuh dan berkembang agar berbaksi kepada bangsa dan agama.
Melalui momentum HAN, Yusri mengajak untuk sebagai semua orang tua maupun masyarakat agar mengajarkan segala kebaikan kepada anak-anak agar kelak menjadi manusia yang bermanfaat
Sebagai generasi Penerus dan pPewaris maka keberadaan anak-anak kita sangat penting dan harus mendapatkan perhatian yang serius
“ Berikan perlindungan kepada anak-anak dari hal-hal yang dapat merusak dan menganggu perkembangan serta pertumbuhan anak. Perlindungan terhadap anak bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar dapat hidup, tumbuh berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat manusia,” ujar Yusri.
Disisi lain, Yusri juga menyampaikan perkembangan Penyakit HIV AIDS saat ini juga sangat memprihatinkan, karena telah menjangkau usia anak dan para remaja. Pergaulan bebas, Narkoba serta Prilaku hidup yang tidak sehat, mempermudah penularan penyakit tersebut.
“ Hari ini, 1 Desember adalah Peringatan Hari HIV AIDS se Dunia. Mari bersama kita lindungi anak-anak kita di kabupaten Kampar agar terhindar dari Penyakit tersebut,”ajaknya.
Sementara itu, Kepala Dinas DPPKBP3A Provinsi Riau Hj. Hidayatti Effiza menyampaikan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (KPP-PA) Republik Indonesia secara reguler sejak tahun 2005 bekerja sama dengan Unicef, telah mengembangkan kebijakan partisipasi anak sebagai pengejawantahan dari amanah Undang-Undang Perlindungan Anak.
Untuk mewujudkan hal tersebut, tambah Hj. Hidayatti, berbagai kebijakan telah dilakukan Pemerintah di bidang patisipasi anak, antara lain pembentukan wadah-wadah partisipasi anak sebagai media untuk mendengarkan dan menyuarakan aspirasi pendapat dan harapan anak sebagai bentuk partisipasi dalam proses pembangunan.
“ Salah satu program dalam kebijakan partisipasi anak tersebut adalah mengadakan pertemuan dan pembentukan Forum Anak,” paparnya.
(Dino Aritaba).
What's Your Reaction?



