Perkenalkan Potensi Kota Solok di Forum ODICOFF Belanda, Wawako Ramadhani Teken Letter Of Intens dengan Direktur DIPC International
HORIZONE - Hadir bersama rombongan delegasi RI pada One Day with Indonesian Coffee, Fruits, and Floriculture (ODICOFF) Belanda dan Serbia, Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra memperkenalkan beragam potensi daerah Kota Solok.
Dalam presentasinya, Wakil Walikota Solok menyuguhkan berbagai macam potensi daerahnya, mulai dari peluang investasi pertanian, caracter building, pendidikan tinggi, kuliner rendang, serta komoditas unggulan kopi khas Indonesia, yang disajikan langsung oleh barista berpengalaman asal kota Amsterdam.
Dari berbagai macam kopi khas Indonesia yang disajikan, ada beberapa kopi yang menarik antusiasme pengusaha Belanda yaitu kopi khas dari Solok, Sumatera Barat.
Citarasa kopi asli dari Kota Solok, disambut baik oleh sejumlah pengusaha kopi karena berpotensi dinikmati pecinta kopi di Belanda.
Dhani, sapaan akrab Wakil Wali Kota Solok, menjadi semakin optimis kopi khas Solok bisa tembus pasar Eropa.
“ Kita disini memperkenalkan kopi khas Solok, yang memiliki karakter dan aroma kopi yang sangat baik, sehingga kami yakin bahwa potensi kopi dari daerah kami bisa di terima di Belanda dan Eropa” ujar Dhani.

Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra paparkan potensi kota Solok di forum ODICOFF Belanda
Wakil Walikota Solok yakin, bahwa ODICOFF akan membuka peluang pasar bagi pertumbuhan ekonomi petani di Solok.
“Dengan adanya ODICOFF ini, kami sangat yakin bahwa komoditi pertanian kami bisa di terima, dan ini adalah hal positif yang akan kami bawa, dan merupakan kabar baik bagi petani kami di wilayah Solok” tutur Wawako.
Atas alas an itu, Dhani menyampaikan berterimakasih kepada Pemerintah Pusat yang mengajak dirinya ikut dalam gelaran ODICOFF, yang memberi kesempatan bagi pemerintah Kota Solok untuk dapat mengembangkan potensi dan kemajuan Kota Solok sendiri.
Tidak hanya itu, Wakil Wali Kota Solok juga menjajaki kerjasama dibidang yang lainnya, seperti pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan budi daya pertanian yang diawali dengan penandatanganan kesepakatan Letter Of Intens antara Wakil Wali Kota Solok dengan Direktur Ducth Indonesian Project Consultans (DIPC) International Mr. J.C Hegendorn dan Chairman Yamagiwa Trading Mr. Takayoshi Yamagiwa yang disaksikan langsung Oleh Duta besar Indonesia untuk Belanda, H.E Mayerfas dan Direktur Jendral Holtikultura kementrian pertanian RI, Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc.

Penandatanganan kesepakatan Letter Of Intens antara Wakil Wali Kota Solok dengan Direktur Ducth Indonesian Project Consultans (DIPC) International Mr. J.C Hegendorn dan Chairman Yamagiwa Trading Mr. Takayoshi Yamagiwa
Bawang Bombai
Sebelum menghadiri ODICOFF, pada tanggal 25 November 2021, Delegasi Repulik Indonesia mengunjungi salah satu Perusahaan pengekspor Bawang Bombai ke Indonesia, yaitu Wiskerke Onion.
Mereka juga menawarkan bibit untuk dikembangkan di Kota Solok. Karena salah satu jenis bawang bombai tersebut dapat tumbuh di daerah dengan kondisi iklim dan cuaca seperti di Kota Solok.
Selain ke Wiskerke Onion, Delegasi juga mengunjungi PLNTS (perusahaan pengembangan tanaman hias). PLNTS sendiri memiliki green House seluas 6 Ha dengan jumlah pekerja sangat sedikit karena hampir semuanya dilakukan secara automatik dengan peralatan yg canggih. Pada kesempatan tersebut PLNTS juga membuka peluang bagi Kota Solok untuk menjadi suplier bunga hias tropis.
ODICOFF yang berlangsung mulai tanggal 27 November sampai 2 Desember 2021 di Belanda, ternyata menarik perhatian kalangan pengusaha di negara kincir angin Belanda. Berbagai komoditas unggulan Indonesia ditampilkan dalam acara tersebut.
Terkait itu, Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto sekaligus Ketua Delegasi Republik Indonesia (Delri) ODICOFF untuk Belanda dan Serbia, membuka ODICOFF dengan mempersembahkan produk pertanian.
Pada forum ini, Indonesia membawa kopi, buah, tanaman hias, produk tanaman pangan, produk peternakan serta produk olahan pertanian berkualitas yang bisa langsung dicicipi selama acara berlangsung.

Wakil Walikota Ramadhani Kirana Putra memperkenalkan pontesi Kota solok dalam forum ODICOFF di Belanda
Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Belanda Mayerfas menyatakan, pihaknya mendukung penuh terselenggaranya acara ODICOFF, sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan ekspor komoditas pertanian.
“ Tidak hanya di Belanda namun juga di seluruh Eropa, yakni dengan mempertemukan dan memberikan informasi mengenai akses pasar khususnya Eropa,” ujar Mayerfas.
Adapun Delegasi-delagasi yang hadir pada kesempatan tersebut meliputi Dirjen Holtikultura, Kementan Prihastol Setyanto, Direktur PPHH, Kementan Bambang Sugiharto, Direktur Buah dan Florikultura, Kementan Liferdi Lukman, Staff Dit. PPHH, Kementan Indri Cahya Lestari, Staff Ditjen Holtikultura, Kementan Stefanus Aditya Kebingin, Staff Ditjen Holtikultura, Kementan Niza Arumta, Staff KLN Kementan Reynold Pandapotan Sitompul, Wakil Wali Kota Kota Solok Ramadhani Kiranaputra, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Jefrizal, S.Pt, MT, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Solok Zulfadrim, sektor swasta Wulan Ismunarti Parmudji, dan Theresia Simon.
(Zul Muncak)
What's Your Reaction?



