Tingkatkan Produktifitas, Tim PKM Unand Serahkan Alat Pembuat Pakan Ternak ke Poktan Aur Serumpun, Pasaman
Serah terima alat penggiling jagung dari Tim PKM Unand kepada Poktan Aur Serumpun Nagari Simpang
HORIZONE- Tim Pengabdian Universitas Andalas (Unand) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) pada tahun kedua dengan mitra kelompok tani (poktan) Aur Serumpun, Nagari Simpang, Kecamatan Simpang Alahan Mati (Simpati) Kabupaten Pasaman.
Tim Pengabdian ini beranggotakan dosen dari lintas ilmu, diantaranya Daimon Syukri dari Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Nika Rahma Yanti dari Program studi Teknik Pertanian dan Biosistem serta Emil Salim dari Program Studi Kimia.
Keltan Aur Serumpun Nagari Simpang fokus pada komoditi Jagung, mulai dari penanaman hingga pengolahan. Pada tahun pertama telah dilakukan pendampingan pembuatan tortilla chips.
"Terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam kegiatan ini, terutama penjualan yang kurang memuaskan. Berdasarkan evaluasi kegiatan tahun pertama yang telah dilaksanakan, pada tahun ini disepakati bahwasannya tim pengabdian Unand akan memenuhi permintaan mitra, adanya penyediaan alat pembuat pakan ternak yang berbahan jagung pada kelompok tani Aur Serumpun Nagari-Simpang, Pasaman," ujar Daimon Syukri, Ketua PKM Unand kepada Horizone, Jumat (29/10/2021).
Permintaan ini, tambah Daimon, didasarkan atas tingginya kebutuhan pakan jagung oleh anggota poktan itu sendiri.
"Selama ini, masyarakat menjual hasil panen Jagung ke pengusaha pakan ternak di daerah Payakumbuh, dan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya masyarakat akan membeli kembali pakan berbahan jagung yang telah diolah tersebut. Jika alat pembuat pakan dimiliki oleh poktan sendiri, maka tentu akan memiliki banyak manfaat terutama akan membuka peluang usaha baru bagi poktan sendiri," ungkap Daimon.
Penyerahan alat pengolah jagung untuk menjadi pakan dilakukan oleh Ketua tim pengabdian Daimon Syukri kepada Ketua kelompok tani Aur Serumpun, Masril di Nagari Simpang Kabupaten Pasaman pada 27 Oktober 2021.
Mengiringi bantuan, Daimon Syukri berharap, dengan adanya alat ini bisa membantu produksi jagung bagi Poktan Aur Serumpun.
"Kita berharap produksi pakan ternak yang dihasilkan oleh alat ini sesuai dengan harapann, yakni, memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dengan pakan yang berada di pasaran," ujar Daimon Syukri.
Pada saat pemberian alat, tim pengabdian juga mensosialisasikan cara kerja alat kepada mitra. Alat yang diberikan cukup mudah dioperasikan sehingga anggota poktan sudah bisa langsung menggunakannya.
Selanjutnya, diagendakan pembuatan desain kemasan pakan ternak agar kedepan dapat menarik banyak konsumen. Tim pengabdian juga akan mendampingi mitra dalam pembuatan website untuk pemasaran yang lebih luas kedepannnya.
"Diharapkan kedepannya, dengan kegiatan pengabdian berkelanjutan ini, melalui pendampingan skala tahunan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan mitra sehingga mitra bisa mandiri kedepannya," pungkas Daimon Syukri.
Menaymbut itu, Masril, Ketua Poktan Aur Serumpun, sangat berterimakasih dengan adanya pemberian alat pengolah jagung untuk pembuatan pakan ternak ini. Sehingga kedepan, para petani jagung tidak hanya menjual jagung mentah kepada pengusaha pakan lagi tapi jagung yang telah diolah menjadi pakan ternak.
"Alhamdulillah, dengan bantuan alat ini tentunya akan memberikan nilai tambah pada jagung yang ditanam oleh petani," ujar Masril.
(MA/DS)
What's Your Reaction?



