Untung Ada Alat Berat PT. Sparco. Jalan Talang Babungo Sariak Alahan Tigo Kembali Lancar
HORIZONE - Sempat putus total karena longsor lebih dari 24 jam ruas jalan Talang Babungo ke Nagari Sariak Alahan Tigo di Andaleh Jorong Sariak Ateh kembali lancar.
Hujan lebat yang turun sejak sore hingga malam pada hari Rabu tanggal 22 Maret lalu menjadi penyebab terjadinya longsor di Andaleh Jorong Sariak Ateh, Nagari Sariak Alahan Tigo.
Akibatnya jalan penghubung bagi masyarakat Nagari Sariak Alahan Tigo dan Nagari Sungai Abu ke Nagari Talang Babungo putus total.
Kepala Jorong Sariak Ateh Edison Jumat (24/3) di lokasi longsor mengatakan, longsor terjadi pada hari Rabu malam tgl 22 sekitar jam 20.30 Wib. Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.

Dikatakan Edison, hujan lebat yang turun sejak sore pada hari Rabu (22/3) jadi pemicu terjadinya longsor . Akibatnya ruas jalan penghubung dari Nagari Talang Babungo ke Nagari Sariak Alahan Tigo dan Nagari Sungai Abu putus total.
" Tidak ada korban jiwa, hanya persiapan menghadapi puasa Ramadhan agak terganggu karena masyarakat tidak bisa pergi ke Pasar Talang Babungo pada hari Kamis itu," ungkap Edison.
Disampaikan Edison, putus total lebih dari 24 jam membuat aktivitas masyarakat jadi terganggu. Jumat pagi (24/3) PT. Sparco yang bergerak di bidang kelistrikan dengan mengelola PLTMH berinisiatif membersihkan material longsor. Sehingga ruas jalan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan roda empat .
" Untuk sekedar dilalui kendaraan roda empat sudah bisa. Tetapi material yang masing menggantung mesti dibersihkan. Jika tidak longsor akan tetap mengancam jika hujan lebat turun lagi," jelas Edison.
Camat Hiliran Gumanti Fakhrizal Riandoni Jumat (24/3) meninjau langsung proses pembersihan material longsor tersebut. Dari pantau tersebut masih terlihat material menggantung yang mesti dibersihkan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
Rawan Bencana
Ruas jalan Talang Babungo ke Nagari Sariak Alahan Tigo dan Nagari Sungai Abu memang rawan longsor. Selain ruas jalan tersebut berada di bibir jurang juga bersebelahan dengan bukit.

Setidaknya ada empat titik badan jalan sudah terban yang berakibat terjadinya penyempitan jalan. Jika hal ini tidak segera di sikapi oleh Pemerintah Kabupaten Solok bukan tidak mungkin akan ada korban jiwa.
Lokasi jalan ini cukup menantang. Jalan yang tidak rata dan tidak ada penerangan. Bagi orang yang tidak biasa melewati jalan tersebut bukan mustahil bisa jatuh ke jurang dalam.
( Aznul Hakim )
What's Your Reaction?



