Alek Mamadak Masjid Dalam Kampung Moderasi Beragama di Jorong Sianggai-Anggai

Alek Mamadak Masjid Dalam Kampung Moderasi Beragama di Jorong Sianggai-Anggai

HORIZONE  - Mamadak (mengumpulkan dana) Mesjid Nurul Iman Jorong, Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok ditandai dengan arak-arakan ratusan Jamba Nasi Bungo Jumat (28/6) di jorong setempat. 

Dalam mamadak mesjid ini masyarakat Jorong Siangai Anggai bergotong royong  memfasilitasi acara dengan memotong dua ekor Kambing dan mengarak Jamba Nasi Bungo beserta  undangan dari SD Negeri 10 menuju Mesjid Nurul Iman.

Mamadak mesjid yang dikemas dalam pembinaan Kampung Moderasi Beragama  ini dihadiri oleh mantan Kanwil Kemenag Sumatera Utara Drs. Syahrul Wirda, MM, Anggota DPRD Kabupaten Solok Efdizal,SH,MH, Camat Hiliran Gumanti Zulbakti,S.Pd, MM, Kemenag Kabupaten Solok Zulkifli,S.Ag, MM, KUA Hiliran Gumanti Fauzi,S.Sos.I dan anggota DPRD Kabupaten Solok terpilih drh.Basrizal. 

Terkait Kampung Moderasi Beragama, Syahrul Wirda mengajak masyarakat untuk meramaikan mesjid dengan berbagai aktivitas agama.

Dikatakan Syahrul Wirda, Jangan terlalu fokus membangun fisik mesjid, sehingga lupa membangun rohani masyarakat. Lakukanlah berbagai aktivitas di mesjid, sebab mesjid bukan sekedar tempat shalat. 

Pada bagian lain, Syahrul Wirda mengajak  para orang tua dan ninik mamak untuk menjaga anak kemenakan dari pengaruh global teknologi. 

Kemajuan teknologi yang tidak dapat di hambat perkembangannya mempunyai banyak dampak terhadap masyarakat, anak dan kemanakan baik positif maupun negatif. 

Untuk itu perlu kontrol orang tua dan ninik mamak terhadap anak kemenakan. Sehingga kemajuan teknologi informasi dan komunikasi ini dapat dipergunakan untuk menambah ilmu pengetahuan dan agama.

Camat Hiliran Gumanti Zulbakti mengajak masyarakat menjaga kerukunan beragama dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

Pada bagian lain, Zulbakti mengingatkan masyarakat terhadap stunting yang mengancam perkembangan anak. Untuk itu perlu menjaga tumbuh kembang anak dengan memberikan makanan bergizi. Sebab perkembangan anak sangat ditentukan oleh asupan gizi padanya.

Ketua Mesjid Nurul Iman Aphas Rajo Lelo mengatakan, mamadak mesjid terakhir dilaksanakan 20 tahun lalu. 

Dikatakan Aphas, Jamba Bungo Nasi yang berisi beras adalah wujud kebersamaan masyarakat dalam membangun mesjid. Beras terkumpul menjadi modal dalam melanjutkan pembangunan.

Aphas berharap, melalui program Kampung Mederasi Beragama dapat kembali dibangkitkan nilai-nilai beragama dia setiap nagari.

( Aznul Hakim )

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow