Boyong 3 Emas 1 Perak dan 3 Perunggu, Sawahlunto Buktikan Kualitas Atletnya di Tingkat Nasional
Penyerahan bonus secara simbolis kepada atlet Kempo Ari Prananto
HORIZONE-Para atlet dan pelatih dari Sawahlunto menunjukkan kualitas ketika bertanding mewakili Provinsi Sumbar dalam PON XX di Papua. Faktanya, tiga medali emas dari 8 keping yang yang diperoleh kontingen Sumbar pada ajang bergengsi Nasional itu berasal dari atlet Sawahlunto.
Selain 3 medali emas itu, atlet dari Sawahlunto juga menyumbangkan 1 medali perak dan 3 medali perunggu. Tidak hanya atlet, dari pelatih Sawahlunto pun sukses menyumbangkan 1 medali perak dan 1 medali perunggu.
Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Sawahlunto, Muryanto melaporkan, tiga atlet yang meraih medali emas itu adalah ; Iwan Samurai (Binaraga), M. Latif (Gantole) dan Ari Parmanto (Kempo).
Ditambahkan Muryanto, untuk pelatih yang mendapatkan medali yaitu Noviardi (medali perak) dan Engga Randa Putra (medali perunggu).
" Satu medali perak itu diperoleh Vebi Sesmita Husna dari cabang olahraga (cabor) Tarung Derajat. Kemudian 3 medali perunggu, itu dari Andi Saputra (Kempo), M. Latif (Gantole) dan Dedek Saputra (Cricket)," kata Muryanto.
Mengapresiasi prestasi para atlet dan pelatih tersebut, Pemko Sawahlunto memberikan reward (penghargaan) berupa uang yakni total sebesar Rp 68 juta dalam serangkaian acara penyambutan dan penyerahan penghargaan kepada atlet dan pelatih PON XX Papua, Selasa (2/11/2021) di Balaikota setempat.
Penyerahan penghargaan itu diserahkan langsung oleh Walikota Sawahlunto Deri Asta dan Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti.

Walikota Sawahlunto Deri Asta secara simbolis serahkan bonus kepada atlet peraih medali emas PON XX
Pada kesempatan, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Sawahlunto, Nova Erizon menyebutkan, masing - masing atlet peraih medali emas diberikan bonus Rp 12 juta. Kemudian untuk peraih medali perak diberikan Rp 7 juta dan peraih medali perunggu diberikan Rp 4 juta.
"Sementara, bagi atlet dan pelatih Sawahlunto yang ikut berlaga di PON XX namun belum berhasil memperoleh medali itu tidak kita lupakan. Mereka kita berikan juga penghargaan, yakni sebesar Rp 1.500.000,-/orang," kata Nova Erizon.
Untuk pelatih yang berhasil meraih medali diberikan penghargaan sebesar Rp 3.500.000 (medali perak) dan Rp 2 juta (medali perunggu).
Meyambut itu, Walikota Sawahlunto Deri Asta menyatakan, prestasi meraih medali emas, perak dan perunggu itu menunjukkan bukti nyata prestasi atlet Sawahlunto di pentas nasional. Bukan pekerjaan yang gampang menjadi juara di tingkat nasional, apalagi dalam masa pandemi Covid - 19 sekarang ini.
"Pemko Sawahlunto tentu tetap berkomitmen dalam memberikan dukungan bagi pertumbuhan dan perkembangan atlet dan pelatih. Khusus untuk PON ini contohnya, ketika melepas mereka pergi dahulu itu kita dukung dengan memberikan bantuan Rp 5 juta/orang. Sekarang mereka kembali dan membawa prestasi, kembali kita dukung dan apresiasi dengan penghargaan berupa uang yang tadi totalnya mencapai Rp 68 juta," sebut Walikota Deri Asta.
Untuk diketahui, dalam kontingen Sumbar yang berlaga di PON XX Papua, ada 9 atlet dan 4 pelatih dari Sawahlunto.
Empat pelatih tersebut, masing-masing Aspil (FPTI), Irmai Hendri (Pencak Silat), Novriadi Chandra (Tarung Derajat), Engga Randa Putra (Cricket). Kemudian untuk 9 atlet, adalah Muswar Iwan Samurai (PABSI), Ari Prananto (Kempo), Andi Saputra (Kempo), Nita Seprida (FPTI), Vebi Sesmita Husna (Tarung Derajat), Daniel (IMI), M. Latief (Aero Sport), Ridhan (Pencak Silat), Dedek Saputra (Cricket).
(Ismardi/rls)
What's Your Reaction?



