Pulihkan Ekonomi Pascabencana, Pemkab Tanah Datar Salurkan Bansos dan BLT Rp1,3 Miliar

HORIZONE — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar mulai mengucurkan Bantuan Sosial (Bansos) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan total anggaran mencapai Rp1,3 miliar bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Pulihkan Ekonomi Pascabencana, Pemkab Tanah Datar Salurkan Bansos dan BLT Rp1,3 Miliar

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, di Gedung Indo Jolito Batusangkar, Rabu (3/6/2026). Dalam penyerahan ini, Bupati turut didampingi Wakil Bupati Ahmad Fadly serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Tanah Datar pada November 2025 lalu diketahui memberikan dampak masif. Mulai dari kerusakan lahan pertanian, perikanan, infrastruktur, hingga melumpuhkan perekonomian dan sektor kesehatan masyarakat.

Bupati Eka Putra menegaskan bahwa pemerintah daerah terus bergerak cepat dan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat demi mempercepat pemulihan pascabencana.

“Alhamdulillah, satu per satu upaya yang kita lakukan mulai menunjukkan hasil. Mulai dari pembangunan Hunian Tetap (Huntap), Hunian Sementara (Huntara), bantuan stimulan, pembangunan *sabo dam* sebagai mitigasi bencana, hingga berbagai bantuan yang kita salurkan hari ini,” ujar Eka Putra.

Pemkab Tanah Datar memastikan seluruh penerima manfaat telah melalui proses pendataan dan verifikasi ketat dari dinas terkait agar bantuan tepat sasaran. Berikut rincian penyaluran bantuan pascabencana tersebut:

1. Bansos diserahkan kepada 175 pelaku usaha perikanan (pembudidaya, nelayan, dan kelompok pengolah hasil perikanan) di Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan, dan X Koto.
2. Bantuan diberikan kepada 148 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di wilayah Batipuh Selatan, Batipuh, Pariangan, X Koto, dan Rambatan.
3. Sebanyak 924 kepala keluarga (KK) petani di Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan, dan X Koto menerima BLT sebesar Rp900 ribu per KK.
4. Bantuan biaya pendampingan bagi keluarga pasien korban bencana yang dirawat di rumah sakit. Bantuan ini menyasar 23 pasien dengan total anggaran Rp183,1 juta.

Eka Putra berharap bantuan stimulan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk memulihkan kembali usaha dan roda perekonomian mereka.

"Jangan melihat besar kecilnya bantuan yang diterima, tetapi mari kita syukuri bersama sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat," tuturnya.

Di akhir arahannya, Bupati Eka Putra juga mengingatkan warga Tanah Datar untuk tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Hal ini mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu serta aktivitas vulkanik Gunung Marapi yang masih fluktuatif.

“Mari kita berdoa bersama agar daerah kita senantiasa dijauhkan dari berbagai bencana. Mari bangkit, berbenah, dan menata kembali daerah kita sehingga dapat pulih seperti sediakala,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Datar, Ten Feri, melaporkan bahwa total anggaran yang dikucurkan dalam program pemulihan ekonomi ini mencapai Rp1.305.468.872. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara lintas sektor melalui Dinas Kesehatan, Dinas KUKMP, Dinas Pangan dan Perikanan, serta Dinas Pertanian.

damara

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow