Catat Sejarah, 1.000 Anak di Khitan Masal di Padang Pariaman
HORIZONE - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menggelar khitanan masal yang bakal diikuti 1.000 orang anak.
Bupati John Kenedy Aziz, Jum'at (13/2/2026) di Nagari Aur Malintang Selatan menyampaikan, program tersebut menjadi bukti kuat kolaborasi pemerintah daerah bersama para muzaki dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Diktahui kegiatan sosial bisa dilaksanakan berkat donasi sejumlah dermawan, di antaranya Azwar Wahid akrab disapa Mak Aciak H. Sagi, dukungan Yossie Group di bawah pimpinan Hj. Yusneti, serta kontribusi Hj. Arnani, pengusaha sukses bidang logam mulia di Jakarta.
Dikatakan John Kenedy, program khitanan massal yang menjangkau sekitar 1.000 anak tersebut merupakan kegiatan terbesar sepanjang sejarah daerah Padang Pariaman.
Baca juga : Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Darah di Bulan Ramadan, PMI Gelar Aksi Donor Darah di Istano Basa Pagaruyung
"1.000 anak khitan ini merupakan yang terbesar dilaksanakan, selain memberikan layanan kesehatan gratis bagi keluarga kurang mampu," ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
"Terima kasih para muzakki yang menyalurkan zakatnya melalui Baznas, optimalisasi pengelolaan zakat memiliki potensi besar dalam memperkuat berbagai program sosial, mulai dari bedah rumah, bantuan pendidikan, hingga layanan kesehatan masyarakat," ujarnya.
Baca juga : Pemkab Solok Gelar Pawai Ramadhan Dan Wirid Gabungan
Selain khitanan massal, delapan unit rumah layak huni juga diserahkan kepada penerima manfaat. Bantuan RTLH tersebut menunjukkan bahwa zakat tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga strategis dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga, kesehatan lingkungan, serta masa depan pendidikan anak.
Antusiasme anak-anak terlihat jelas selama pelaksanaan khitanan massal, disertai rasa syukur dari para orang tua dan penerima bantuan rumah. Salah seorang orang tua menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, Baznas, serta para donatur yang dinilai sangat membantu masyarakat.
Terakhir, Bupati mengajak aparatur sipil negara dan masyarakat mampu untuk terus menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar dampaknya semakin terarah, berkelanjutan, serta mampu membangun harapan dan martabat masyarakat Padang Pariaman.
(dmr/ril)
What's Your Reaction?



