Dorong Percepatan Pembangunan, Pemkab Solok Selatan Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Usaha
HORIZONE – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha guna mempercepat pembangunan. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, dalam Musrenbang Dunia Usaha untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Rabu (1/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Pesona Alam Sangir ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kontribusi sektor swasta.
Dalam sambutannya, Yulian Efi menegaskan bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) membuat peran dunia usaha menjadi sangat penting dalam mendorong pembangunan yang lebih cepat dan optimal.
“Kita butuh kolaborasi dengan dunia usaha agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan optimal,” tegasnya.
Menurutnya, forum Musrenbang Dunia Usaha juga menjadi wadah penting untuk menghimpun berbagai masukan dari pelaku usaha, sekaligus memperkuat sinergi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).
Baca juga : Jawab Pandangan Umum Fraksi, Bupati Eka Putra Tekankan Inovasi PAD dan Perlindungan Kesehatan
Wabup Yulian Efi turut mengapresiasi kontribusi dunia usaha yang selama ini telah berperan dalam pembangunan daerah, mulai dari pembayaran pajak dan retribusi, penyerapan tenaga kerja, hingga pelaksanaan program TJSLP.
Namun demikian, ia menilai kolaborasi tersebut masih perlu ditingkatkan agar manfaatnya semakin dirasakan secara luas dan lebih terarah.
Meski capaian kinerja makro Kabupaten Solok Selatan pada 2025 menunjukkan tren positif, Yulian Efi mengakui masih terdapat sejumlah indikator yang berada di bawah rata-rata Provinsi Sumatera Barat.
Secara mikro, daerah ini juga masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kualitas sumber daya manusia, keterbatasan aksesibilitas, serta infrastruktur yang belum merata.
Baca juga : Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Wali Kota Pariaman Tegaskan Komitmen Ranperda Kawasan Tanpa Rokok
“Secara mikro, kita masih menghadapi persoalan kualitas SDM, aksesibilitas, dan infrastruktur,” jelasnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menetapkan arah pembangunan tahun 2027 pada optimalisasi daya saing daerah.
Fokus utama mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan produktivitas, serta penguatan hilirisasi ekonomi daerah sebagai upaya mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha, Pemkab Solok Selatan optimistis percepatan pembangunan dapat terwujud sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
red-ril
What's Your Reaction?



