Fraksi Golkar DPRD Kota Solok Soroti Kondisi Sektor Pertanian yang Masih Menghadapi Persoalan Mendasar

Fraksi Golkar DPRD Kota Solok Soroti Kondisi Sektor Pertanian yang Masih Menghadapi Persoalan Mendasar
Fraksi Golkar DPRD Kota Solok Soroti Kondisi Sektor Pertanian yang Masih Menghadapi Persoalan Mendasar

HORIZONE - DPRD Kota Solok menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun 2025 yang bertempat diruang Paripurna DPRD Kota Solok,Selasa (16/9/ 2025).

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Fauzi Rusli didampingi Wakil Ketua Amrinof Dias Dt Ula Gadang.SH dan Mira Harmadia.S.S serta dihadiri anggota DPRD Kota Solok lainnya. Turut hadir Wako Solok Ramadhani Kirana Putra dan Wakil Walikota Solok,Suryadi Nurdal, Forkopimda, Sekda, Staf Ahli, para Asisten, Sekretaris DPRD, Kepala OPD dan undangan lainnya.

Fraksi Partai Golkar melalui juru bicara Dr.Rio Putra.SE.MM  memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Daerah, para stakeholder, dan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan Rang Solok Baralek Gadang.
Secara khusus, Fraksi Golkar menilai peran aktif lembaga adat, baik LKAAM, KAN, maupun Bundo Kanduang, telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan. Kehadiran dan partisipasi lembaga adat tidak hanya menjaga nilai-nilai budaya, tetapi event ini juga telah menggerakkan dan menstimulasi ekonomi masyarakat serta menampilkan "citra baik" Kota Solok di tingkat Nasional bahkan mancanegara.

Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi yang harmonis antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat dapat menghasilkan manfaat yang besar bagi pembangunan daerah. Lebih membanggakan lagi, kegiatan ini dapat terlaksana melalui sponsor, bantuan anggaran dari pemerintah provinsi dan pusat, tanpa membebani APBD kota.

Fraksi Partai Golkar juga menyebut, melalui penyampaian Ranperda perubahan APBD tahun 2025 merupakan bagian penting dari siklus pengelolaan keuangan daerah. fraksi Golkar mengapresiasi langkah pemerintah Kota Solok yang tetap konsisten menjaga keterbukaan, akuntabilitas, dan semangat transparansi dalam setiap tahapan penyusunan, pelaksanaan, maupun perubahan APBD.
"Langkah ini merupakan cerminan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), yang pada akhirnya bermuara pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Kota Solok,"ungkapnya.

Setelah mendengar, menyimak dan membaca penyampaian nota keuangan rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah kota solok tahun anggaran 2025. secara umum, fraksi Golkar mengapresiasi nota penjelasan walikota atas rancangan peraturan daerah tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah kota solok tahun anggaran 2025 tersebut.
Namun demikian, ada catatan yang patut disampaikan sebagai evaluasi, menurut Fraksi Golkar adalah soal kondisi sektor pertanian di Kota Solok, yang hingga saat ini masih menghadapi persoalan mendasar.
Kata Rio Putra, khusus jaringan irigasi persawahan yang belum berfungsi secara maksimal. Sejumlah saluran irigasi mengalami kerusakan dan sebagian wilayah bahkan belum memiliki infrastruktur irigasi yang memadai, sehingga ketersediaan air untuk sawah sering kali tidak terjamin.
Kondisi ini berakibat pada menurunnya produktivitas pertanian dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani. Oleh karena itu, Fraksi Golkar mendorong Pemerintah Daerah agar memberikan perhatian serius melalui program perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi yang berkesinambungan, termasuk pemeliharaan rutin serta penguatan peran kelembagaan petani.
" Dengan langkah yang terarah, Fraksi Golkar meyakini potensi pertanian Kota Solok dapat dioptimalkan, sehingga ketahanan pangan terjaga dan kesejahteraan petani dapat meningkat,"tegas jubir Fraksi Golkar Rio Putra.
(Wahyu Haryadi)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow