Gandeng PT CPI dan BISI Internasional, Dua Pengusaha Solok, Nofi Candra dan Ardi Alhakim Bangkitkan Potensi Petani Jagung

Jalin kerjasama, Nofi Candra dan Ardi Alhakim terima kunjungan perwakilan PT CPI dan PT BISI Internasional Tbk

Gandeng PT CPI dan BISI Internasional, Dua Pengusaha Solok, Nofi Candra dan Ardi Alhakim  Bangkitkan Potensi Petani Jagung

Gandeng PT CPI dan BISI Internasional, Dua Pengusaha Solok, Nofi Candra dan Ardi Alhakim  Bangkitkan Potensi Petani Jagung

HORIZONE - Budidaya Jagung di Sumatera Barat diyakini semakin menggelora, ketika duet pengusaha muda asal Solok Nofi Candra dan Ardi Alhakim, berkalaborasi sebagai penggerak pertanian Jagung di Kawasan Sumbar.

Sebagai penggerak budidaya, tokoh milineal kota Solok Ardi Alhakim yang memimpin perusahaan PT. Ardi Alhakim bertindak sebagai Avalis atau Penjamin Modal bagi Petani. Sedangkan H. Nofi Candra,SE dari  PT. Citra Nusantara Mandiri (CNM) adalah pendamping petani dan pengelola pasca panen.

Terkait itu, Nofi Candra yang juga owner NC Plaza dan PT NC Mart Bakerindo Solok menyebutkan, pihaknya berkalaborasi dengan PT. Ardi Alhakim untuk melayani petani Jagung dengan sistem kerjasama.

" Jadi masalah benih dan pestisida, nanti dibayar petani setelah panen dan hasil langsung dibeli berupa tongkol oleh PT CNM dengan sistem pembayaran tunai," sebut Nofi Candra ketika dikonfirmasi soal kebangkitan budidaya Jagung ini, Rabu (12/9/2023) di Solok. 

Nofi sampai begitu antusias mengembalikan kejayaan PT.CNM dalam memproduksi Jagung yang pernah dirintis Almarhum ayahnya, H. Syukri, karena adanya pasar yang disediakan seluas-luasnya oleh PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Tbk.

Perusahaan  penampung hasil produksi Jagung di Padang itu, kata Nofi, juga bergandengan dengan PT BISI Internasional Tbk sebagai  penyedia Benih dan Pestisida bagi petani.

" Kita telah sepakat menjalin kerjasama dengan kedua perusahan tersebut. PT CPI pembeli hasil, dan PT BISI Internasional Tbk menyediakan benih dan pestisida," ulas Nofi Candra yang akrab dipanggil NC itu.

Menguatkan kesepahaman kerjasama itu, Nofi Candra dan Ardi Alhakim bahkan telah menerima kunjungan perwakilan PT CBI, Daniel dan pimpinan PT BISI Internasional, Seventius, Selasa (12/9/2023) di Solok.

" Setelah menerima Bapak Daniel dan Seventius di kantor PT. CNM di Ampang Kualo Kota Solok, kita juga membawa perwakilan kedua perusahaan  tersebut mengitari lahan budidaya Jagung di Junjung Sirih, Tanjung Bingkung dan Kawasan Payo. Mereka optimis kita bisa mengisi kebutuhan pasokan Jagung yang kita kelola," ungkap Nofi Candra.

Pasar Terbuka 
 
Nofi Candra mengaku optimistis terhadap prosfek budidaya Jagung Konsumsi itu, karena dari estimasi kebutuhan Jagung PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) Padang,  terbuka peluang pasar mencapai sebesar 18.000 sampai 21.000 ton/Bulan

Menurut NC yang juga Caleg DPR RI partai Gerindra itu, jika obsesi mengembangkan produksi Jagung ini terlaksana,  maka harapan menjadikan Sumatera Barat (Sumbar) sebagai Sentral Jagung Nasional bisa terwujud, sekaligus tujuan peningkatan ekonomi petani bisa tercapai.

" Untuk mampu mengisi kebutuhan Jagung PT CPI Padang, dibutuhkan sekurangnya 2.250 hingga 3.000 Hektar lahan tanaman Jagung perbulan, yang bisa melibatkan hampir 10.000 orang petani saban bulan," jelasnya.

Menurutnya, estimasi hasil panen itu baru untuk mencukupi kebutuhan PT CPI saja. Sedangkan di Sumbar, juga ada PT Japfa Comfeed dan peternak-peternak yang tersebar dan semuanya membutuhkan produksi jagung yang sangat besar.

" Menurut catatan kami,  kebutuhan Jagung di Sumbar itu, lebih kurang 75.000 ton per-bulan," ulasnya.

Nofi Candra menargetkan, ke depan pihaknya akan melakukan budidaya Jagung ke seluruh daerah penangkaran Jagung  PT CNM yang lama, seperti di kawasan kabupaten Solok, Kota Solok, Solok Selatan, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Sijunjung dan Dharmasraya.

Terpisah, Ardi Alhakim mengaku memiliki komitmen dan optimisme yang sama dengan Nofi Candra dalam hal menggerakkan perekonomian petani dengan membudidayakan Komoditi Jagung. 

Direktur PT. Ardi Alhakim yang juga Bakal Calon Legislatif DPRD Kota Solok dari Partai Gerindra itu menjelaskan, saat ini pihaknya bersama PT. CNM telah memulai membudidayakan Komoditi Jagung di Jorong Gando, nagari Paninggahan, nagari Tanjung Bingkung, Kabupaten Solok dan Kawasan Payo, Kota Solok dengan bentangan lahan seluas 25 - 50 hektar.

" Target kami akan mengembangkan tanaman komoditi Jagung di seluruh daerah di Sumbar," tegasnya.

Sebagai motivasi kepada petani, perusaha Ardi Alahkim akan menalangi pula  ongkos tenaga kerja, selain bibit dan Pestisida. 

" Hasil panen di tampung dengan harga pasar dan langsung dibayar cash. Disitulah nanti dikembalikan biaya produksi dan ongkos tenaga kerja," ujar pengusaha Milineal kota Solok yang juga caleg DPRD Kota Solok nomor urut 1 Dapil Lubuk Sikarah itu.

(Aznul Hakim)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow