Khasanatul Mufidah Siap Maju pada Konfercab Muslimat NU Banyumas, Usung Semangat "MILITAN"

HORIZONE - Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Banyumas, Hj. Khasanatul Mufidah, SH resmi menyatakan kesiapannya untuk maju dalam bursa pencalonan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Banyumas periode 2026–2031

Khasanatul Mufidah Siap Maju pada Konfercab Muslimat NU Banyumas, Usung Semangat "MILITAN"

Konfercab yang akan digelar pada Ahad Kliwon, 7 Juni 2026 di Gedung Muslimat NU Kauman Lama, Purwokerto, menjadi momentum penting bagi Muslimat NU Banyumas untuk menentukan arah organisasi lima tahun ke depan.

Selain agenda pemilihan ketua cabang, forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten tersebut juga akan membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan, evaluasi organisasi, penyusunan program kerja, serta perumusan rekomendasi strategis bagi penguatan peran Muslimat NU di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

Rekam Jejak Pengabdian yang Panjang

Khasanatul Mufidah bukan nama baru di lingkungan Nahdlatul Ulama. Perempuan kelahiran Banyumas ini memiliki perjalanan panjang dalam dunia organisasi, pendidikan, sosial keagamaan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Saat ini ia mengemban amanah sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas. Selain itu, ia juga aktif sebagai anggota LBM NU Kabupaten Banyumas, Wakil Katib Syuriyah MWC NU Sokaraja, serta pengasuh Majelis Kajian Tafsir Al Barokah dan Darul Iman Karangrau.

Pengalamannya di organisasi perempuan NU juga terbilang lengkap. Ia pernah menjadi Pengurus Pimpinan Pusat IPPNU periode 1996–2001, Ketua II PC Fatayat NU Banyumas periode 2005–2008, Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Patikraja selama dua periode, hingga dipercaya menjadi pengurus PC Muslimat NU Banyumas pada berbagai bidang strategis sejak 2010.

Konsisten di Bidang Pendidikan dan Pemberdayaan

Selain aktif di organisasi, Khasanatul dikenal sebagai sosok yang konsisten membangun pendidikan masyarakat dari tingkat akar rumput.

Ia tercatat menjadi pendiri sejumlah lembaga pendidikan dan keagamaan, di antaranya KB Al Majida Wlahar, PAUD Jambu Wangon, TPQ Andre Al Hikmah Wlahar, TK Diponegoro Karanganyar Patikraja, hingga Darul Qur'an Patikraja.

Komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat juga ditunjukkan melalui berbagai kegiatan sosial, pendampingan ibadah haji dan umrah, serta keterlibatannya dalam program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tantangan Muslimat NU ke Depan Semakin Kompleks

Menurut Khasanatul, Muslimat NU saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan masa-masa sebelumnya.

Perubahan sosial yang cepat, perkembangan teknologi digital, ketahanan keluarga, pendidikan anak, penguatan ekonomi perempuan, hingga menjaga nilai-nilai keislaman moderat menjadi isu yang membutuhkan perhatian serius.

"Muslimat NU harus terus bergerak maju. Kita tidak boleh hanya besar secara jumlah, tetapi juga harus kuat dalam kualitas kader, solid dalam organisasi, serta nyata manfaatnya bagi masyarakat," ujarnya.

Ia menilai bahwa organisasi perempuan terbesar di Indonesia tersebut memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus menyiapkan generasi masa depan yang berakhlak, berpendidikan, dan memiliki daya saing.

Muslimat NU Memiliki Nilai Strategis

Bagi Khasanatul, keberadaan Muslimat NU tidak hanya penting bagi organisasi Nahdlatul Ulama, tetapi juga bagi pembangunan masyarakat secara luas.

Melalui jaringan yang menjangkau hingga tingkat ranting dan anak ranting, Muslimat NU memiliki kekuatan besar dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan dakwah keagamaan.

Karena itu, kepemimpinan Muslimat NU ke depan harus mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas ruang pengabdian yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Mengusung Spirit Kepemimpinan "MILITAN"

Dalam pencalonannya, Khasanatul membawa semangat kepemimpinan yang dirumuskan dalam akronim MILITAN, sebagai arah gerak organisasi menuju Muslimat NU yang lebih maju dan adaptif.

M – MUDA
Muda bukan sekadar usia, melainkan semangat yang terus hidup untuk belajar, berinovasi, dan melayani. Pemimpin harus memiliki energi, dedikasi, dan kesiapan menghadapi perubahan.

I – INOVATIF
Mampu menghadirkan gagasan baru, menciptakan solusi, dan memanfaatkan peluang demi kemajuan organisasi serta kesejahteraan anggota.

L – LUWES
Fleksibel dalam pendekatan, terbuka terhadap berbagai masukan, namun tetap teguh memegang prinsip-prinsip Ahlussunnah wal Jamaah.

I – INSPIRATIF
Menjadi teladan yang mampu membangkitkan semangat, menumbuhkan optimisme, dan menggerakkan kader untuk terus berkarya.

T – TERUJI
Memiliki pengalaman, integritas, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan organisasi maupun sosial kemasyarakatan.

A – AMANAH
Menjalankan setiap tanggung jawab dengan kejujuran, ketulusan, dan rasa tanggung jawab kepada organisasi, umat, dan Allah SWT.

N – NYATA
Mengutamakan kerja konkret dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh kader, anggota, dan masyarakat.

Berani Adu Gagasan, Menyejukkan dalam Kebersamaan

Khasanatul menegaskan bahwa Konfercab bukan sekadar arena kontestasi kepemimpinan, tetapi juga ruang bermusyawarah untuk menentukan masa depan organisasi.

Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat. Namun, persatuan, ukhuwah, dan semangat khidmah harus tetap menjadi fondasi utama.

"Konfercab harus menjadi momentum memperkuat persaudaraan, memperkaya gagasan, dan memperkuat langkah bersama. Kita boleh berbeda pilihan, tetapi tujuan kita tetap sama, yaitu membesarkan Muslimat NU dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat," katanya.

Mengajak Seluruh Kader Bersatu Membangun Muslimat NU Banyumas

Melalui Konfercab 2026, Khasanatul mengajak seluruh kader Muslimat NU Banyumas untuk menjadikan forum tersebut sebagai momentum kebangkitan organisasi.

Dengan pengalaman yang dimiliki, dukungan para kader, serta semangat pengabdian yang terus menyala, ia menyatakan siap mengemban amanah dan bekerja bersama seluruh elemen organisasi.

"Mari kita kuatkan barisan, satukan langkah, dan bangun Muslimat NU Banyumas yang semakin maju, mandiri, berdaya, dan memberi manfaat nyata bagi umat, bangsa, dan daerah," pungkasnya.

(TS)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow