Gaung Intelektualitas Mahasiswa Bergelora di Medan, Diskusi Urgensi Pendidikan Era Modern Perkuat Sinergi Akademisi
HORIZONE - Gaung Intelektualitas Mahasiswa Bergelora di Medan, dalam rangkaian dikusi bertajuk Diskusi Urgensi Pendidikan Era Modern Perkuat Sinergi Akademisi.
Diskusi interaktif bertema “Pentingnya Pendidikan di Era Modern”, berlangsung sukses, pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, Sabtu (14/2/2026), di Dara Khupi, Jalan Darussalam, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.
Dihadiri para akademisi serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, diskusi mengangkat tema Sorak Gema Intelektual, menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yakni H. Aulia Rachman yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Medan periode 2021–2025, serta Imanuel Tarigan selaku akademisi dan Ketua SGI.
Dalam penyampaiannya, H. Aulia Rachman menekankan, bahwa orientasi pendidikan di era modern tidak lagi sebatas pada capaian akademik, tetapi harus mampu melahirkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, integritas tinggi, serta kesiapan dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin dinamis.
Baca juga : Lamdina Elizabeth Marpaung Harumkan Nama Indonesia di Ajang Model United Nations GYDMUN
Ia menilai, arus globalisasi, kemajuan teknologi, dan perkembangan sosial menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, namun juga matang secara mental dan moral.
Di sisi lain, Imanuel Tarigan memaparkan pentingnya keterhubungan antara dunia pendidikan dengan realitas sosial di tengah masyarakat.
Imanuel menegaskan, mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab untuk menjadikan pendidikan sebagai instrumen perjuangan dalam mewujudkan peradaban yang adil dan berdaya saing.
Pendidikan, menurutnya, tidak boleh hanya dimaknai sebagai proses administratif meraih gelar semata, tetapi sebagai sarana membangun pola pikir kritis dalam merespons berbagai persoalan bangsa.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi dialog yang melibatkan partisipasi aktif dari mahasiswa dan kalangan akademisi. Beragam pandangan kritis pun mengemuka, mulai dari isu kualitas pendidikan nasional, tantangan dunia kerja di tengah transformasi digital, hingga peran strategis institusi pendidikan dalam membentuk generasi muda yang berintegritas.
Baca juga : Revitalisasi GPK Ombilin Sebesar Rp22,5 Miliar Mulai Dilaksanakan, Ini Harapan Wawako Sawahlunto
Forum ini sekaligus menjadi ruang pertukaran gagasan antara praktisi pemerintahan dan akademisi, guna memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh kepada peserta terkait pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia.
Selain memperoleh tambahan wawasan, peserta kegiatan juga mendapatkan E-Sertifikat serta konsumsi selama kegiatan berlangsung.
Diharapkan, diskusi ini mampu menjadi pemantik kesadaran kolektif, khususnya di kalangan mahasiswa, tentang pentingnya pendidikan sebagai kunci kemajuan bangsa di tengah perkembangan global yang semakin kompetitif.
(Gayus Hutabarat)
What's Your Reaction?



