Gubernur Mahyeldi dan Ketum KADIN Resmikan Hunian Tetap untuk Korban Banjir Bandang Batu Busuak Padang
HORIZONE – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Anindya Novyan Bakrie meresmikan 10 unit rumah hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir bandang di kawasan Batu Busuak, Selasa (10/3/2026).
Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita pada salah satu rumah yang telah siap ditempati, dilanjutkan dengan penyerahan kunci hunian tetap kepada 10 kepala keluarga penerima manfaat.
Peresmian hunian tetap ini menjadi simbol berakhirnya masa pengungsian sekaligus awal kehidupan baru yang lebih layak dan aman bagi para penyintas bencana di kawasan Batu Busuak, Padang.
Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya hadir pada masa tanggap darurat bencana, tetapi juga memastikan proses pemulihan jangka panjang bagi masyarakat terdampak.
Baca juga : Pasar Murah Payakumbuh Diserbu Warga Jelang Idulfitri 1447 H, Harga Sembako Disubsidi hingga 30 Persen
Menurutnya, pembangunan hunian tetap bukan sekadar menghadirkan tempat tinggal baru, tetapi juga bagian dari upaya membangun kembali kehidupan masyarakat pascabencana.
“Hari ini bukan sekadar penyerahan kunci rumah, tetapi penyerahan harapan. Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen memastikan para pengungsi Batu Busuak dapat kembali menjalani kehidupan yang aman, tenang, dan tenteram,” ujar Mahyeldi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan KADIN Sumatera Barat yang telah menunjukkan kepedulian melalui pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana di kawasan Kampung Talang Batu Busuak.
Menurutnya, bantuan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena selain menyediakan tempat tinggal yang layak, juga menjadi simbol harapan baru bagi warga untuk kembali menata kehidupan.
“Semoga hunian tetap ini menjadi tempat yang aman, nyaman, dan membawa keberkahan bagi masyarakat yang menempatinya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyebutkan hunian tetap yang dibangun di Batu Busuak merupakan yang pertama di Sumatera Barat dan juga menjadi proyek pertama dari program bantuan serupa di tiga provinsi yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan hunian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, hingga dukungan masyarakat setempat.
“Kami mengapresiasi kerja keras Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang, serta dukungan TNI dan masyarakat yang telah membantu proses pembangunan hunian tetap ini,” ujar Anindya.
Hunian tetap yang diserahkan kepada warga telah dilengkapi dengan fasilitas dasar dan dibangun sesuai standar kelayakan sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Baca juga : Pacu Kuda Pariaman 2026 Ditargetkan Lebih Meriah, Diprediksi Dihadiri Hingga 50 Ribu Penonton
Anindya juga berpesan kepada masyarakat penerima bantuan agar menjaga dan merawat hunian tersebut sehingga dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman serta menjadi awal kehidupan yang lebih baik ke depan.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu memberikan dampak cukup besar bagi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan Batu Busuak.
Namun di tengah ujian tersebut, ia menilai semangat kebersamaan dan kepedulian dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha melalui KADIN Indonesia dan KADIN Sumbar, menjadi kekuatan dalam proses pemulihan pascabencana.
Ia berharap dengan ditempatinya hunian tetap tersebut, masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal serta membangun kembali perekonomian keluarga.
Peresmian hunian tetap tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pimpinan lembaga, di antaranya Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Ketua KADIN Sumbar, anggota DPR RI Komisi X, pimpinan PT Semen Padang, perwakilan Universitas Andalas, serta tokoh masyarakat dan para penerima hunian tetap.
red-ril
What's Your Reaction?



