Ketua TP PKK Padang Panjang Tinjau Penerima Bantuan Bedah Rumah dari Wagub Sumbar dan Baznas
HORIZONE - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang Panjang, Maria Feronika Hendri Arnis meninjau langsung warga penerima bantuan dari Vasko Ruseimy dan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sumatera Barat di Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat, Padang Panjang, Minggu (15/3/2026).
Warga penerima bantuan tersebut adalah Mainar yang mendapatkan bantuan sebesar Rp25 juta dari Baznas Provinsi Sumatera Barat untuk program rehabilitasi rumah layak huni. Selain itu, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy juga memberikan tambahan bantuan berupa 50 sak semen guna mendukung perbaikan rumah yang ditempati keluarga tersebut.
Dalam peninjauan itu, Maria Feronika Hendri Arnis didampingi Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Kota Padang Panjang, Winarno, Camat Padang Panjang Barat Romi Ar Rahman, Lurah Tanah Hitam Wetriko, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), dan unsur terkait lainnya.
Maria menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang Panjang terus berupaya hadir membantu masyarakat yang membutuhkan agar kesejahteraan warga dapat terjamin.
Baca juga : Bupati Tanah Datar Terima Bantuan Rp73 Juta dari Kerabat Kesultanan Pagaruyung dan Bundo Kanduang Jambi
“Pemko tidak akan membiarkan masyarakat hidup dalam kesusahan. Kami akan mencarikan solusi agar semua dapat hidup lebih layak dan tercukupi. Tidak hanya Pemko, Baznas Kota Padang Panjang serta pihak-pihak lain juga akan turut membantu,” ujarnya.
Selain bantuan bedah rumah tersebut, keluarga Mainar juga tercatat menerima sejumlah program bantuan sosial dari pemerintah. Di antaranya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra pada akhir 2025 sebesar Rp900 ribu serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diterima setiap tiga bulan sebesar Rp600 ribu sejak Februari 2026.
Salah seorang anak dari keluarga Mainar juga pernah memperoleh bantuan pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional Kota Padang Panjang sebesar Rp1,5 juta pada 9 September 2025.
Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA, Winarno, menjelaskan bahwa keluarga Mainar sebelumnya juga telah diusulkan untuk program bedah rumah pada 2024. Namun, usulan tersebut belum dapat direalisasikan karena status lahan yang ditempati belum memiliki kejelasan.
“Yang bersangkutan juga termasuk desil tiga. Untuk PKH belum dapat diusulkan kembali karena tidak memiliki komponen PKH seperti pendidikan dan lansia. Sementara untuk bantuan bedah rumah dapat direalisasikan setelah status tanahnya diselesaikan terlebih dahulu,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Baznas Kota Padang Panjang juga menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga Mainar sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.
red-ril
What's Your Reaction?



