Dasawisma Messra 6 Tanah Datar Masuk 6 Besar Sumbar, Tunjukkan Kekuatan Budaya dan Ekonomi Kreatif
HORIZONE — Kelompok Dasawisma Messra 6 Jorong Patar, Nagari Situmbuk, Kecamatan Salimpaung, berhasil menembus enam besar nominasi Dasawisma Berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat. Tim penilai provinsi pun turun langsung melakukan verifikasi lapangan, Rabu (29/4/2026).
Rombongan tim penilai dipimpin oleh Wakil Ketua I TP PKK Sumbar, Harneli Mahyeldi. Kehadiran tim disambut Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Ketua TP PKK Tanah Datar Lise Eka Putra, serta didampingi Staf Ahli TP PKK Dwinanda Ahmad Fadly.
Bupati Eka Putra menyampaikan apresiasi atas capaian Dasawisma Messra 6 yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat provinsi. Ia juga mengapresiasi semangat tim penilai yang tetap menjalankan tugas meski dalam kondisi hujan.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran PKK, mulai dari kabupaten hingga nagari, serta anggota Dasawisma Messra 6 atas kerja keras, gotong royong, dan keikhlasan dalam membangun nagari,” ujarnya.
Eka Putra juga menyoroti konsistensi kelompok tersebut dalam melestarikan warisan budaya lokal melalui kerajinan Sulaman Kapalo Samek. Menurutnya, upaya ini menjadi bentuk ketahanan budaya sekaligus penguatan ekonomi kreatif masyarakat di tengah arus modernisasi.
“Ini bukan sekadar kerajinan, tetapi identitas budaya yang terus dijaga dan dikembangkan oleh masyarakat,” katanya.
Ia menilai keberhasilan Dasawisma Messra 6 menjadi bukti bahwa inovasi berbasis masyarakat mampu mendorong kesejahteraan keluarga serta memperkuat ketahanan pangan. Bahkan, ia menyebut kelompok tersebut sudah menjadi “juara di hati” meskipun hasil akhir lomba belum diumumkan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Tanah Datar, Lise Eka Putra, menyebut kehadiran tim penilai menjadi motivasi bagi kader untuk terus meningkatkan kinerja.
“Dasawisma adalah jantung gerakan PKK, ujung tombak dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui Dasawisma, berbagai program menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari gotong royong, sandang dan pangan, perumahan, pendidikan, kesehatan, hingga percepatan penurunan stunting.
Ketua tim penilai, Harneli Mahyeldi, menegaskan bahwa kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan implementasi nyata 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat.
“Penilaian ini bukan sekadar seremonial. Kami ingin melihat sejauh mana program PKK benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran PKK dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, seperti penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas, serta perlunya penguatan pembinaan akhlak anak sejak dini.
Dengan capaian ini, Dasawisma Messra 6 diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi kelompok lainnya dalam menggerakkan pemberdayaan keluarga, pelestarian budaya, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Barat.
damara
What's Your Reaction?



