Pemko Padang Panjang dan BPOM Padang Uji 18 Sampel Takjil di Pasar Pusat, Hasilnya Aman dari Bahan Berbahaya
HORIZONE - Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Padang melakukan pengawasan keamanan pangan terhadap jajanan pabukoan yang dijual selama Ramadan di kawasan Pasar Pusat. Hasilnya, 18 sampel takjil yang diuji dinyatakan aman dan tidak mengandung bahan berbahaya.
Pengawasan dilakukan pada Kamis kemaren di sekitar Pasar Pusat Padang Panjang, Sumatera Barat. Kegiatan ini dipimpin oleh Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Padang, Linda Gusrini Fadri bersama tim.
Dalam kegiatan tersebut, tim juga didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Padang Panjang, I Putu Venda, serta Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang, Sonya Themiarto beserta jajaran.
Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang, Sonya Themiarto, Jumat (6/3/2026) menjelaskan bahwa pengambilan sampel dilakukan terhadap berbagai jenis makanan dan minuman yang dijual pedagang takjil di kawasan pasar.
Baca juga : Polres Solok Tangkap Pria Asal Pekanbaru, 20 Paket Sabu Disita di Kabupaten Solok
Sampel tersebut kemudian diuji menggunakan mobil laboratorium milik Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Padang dengan metode rapid test.
Pengujian dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan adanya kandungan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B yang merupakan pewarna tekstil merah, serta methanil yellow yang dikenal sebagai pewarna tekstil kuning.
“Dari hasil pemeriksaan terhadap 18 sampel yang diuji, seluruhnya tidak terindikasi mengandung bahan berbahaya,” ujar Sonya.
Selain melakukan pengujian sampel makanan, tim pengawas juga memberikan edukasi kepada para pedagang agar selalu menjaga kebersihan dan keamanan dalam proses pengolahan hingga penyajian makanan.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memilih makanan yang aman untuk dikonsumsi, terutama selama bulan Ramadan ketika aktivitas jual beli takjil meningkat.
Sementara itu, Asisten I Setdako Padang Panjang, I Putu Venda mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Padang dalam memastikan keamanan pangan bagi masyarakat.
Menurutnya, pengawasan tersebut penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
“Kami mengimbau para pedagang memastikan makanan yang dijual bersih, bermutu, dan bebas dari bahan berbahaya. Kepada masyarakat, mari lebih teliti dan bijak dalam memilih pabukoan selama Ramadan,” ujarnya.
dmr-ril
What's Your Reaction?



