Pemko Payakumbuh Sampaikan LKPj 2025, Pendapatan Lampaui Target 102,57 Persen

HORIZONE – Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Sekretaris Daerah, Rida Ananda, menyampaikan Nota Penjelasan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Selasa (31/3/2026).

Pemko Payakumbuh Sampaikan LKPj 2025, Pendapatan Lampaui Target 102,57 Persen

LKPj tersebut merupakan laporan resmi kepala daerah yang dalam hal ini diwakili oleh Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, sebagai bentuk pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Payakumbuh atas kesempatan yang diberikan untuk menyampaikan nota pengantar LKPj Tahun 2025,” ujar Rida Ananda.

Rida menegaskan, penyampaian LKPj merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang mewajibkan kepala daerah melaporkan kinerja pemerintahan kepada DPRD.

Baca juga : Bupati Eka Putra Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni di Tanah Datar, Perantau Jadi Motor Pembangunan

Secara substansi, LKPj memuat berbagai aspek penting, mulai dari kebijakan pemerintah daerah, pengelolaan keuangan, pelaksanaan urusan pemerintahan, hingga tindak lanjut rekomendasi DPRD tahun sebelumnya.

Dalam aspek keuangan, Pemko Payakumbuh mencatat kinerja positif dengan realisasi pendapatan daerah melampaui target.

Dari target sebesar Rp762,79 miliar, realisasi pendapatan mencapai Rp782,43 miliar atau 102,57 persen. Pendapatan tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan yang sah.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp765,45 miliar dari target Rp851,009 miliar atau sebesar 89,95 persen.

Belanja tersebut mencakup Belanja operasi (pegawai, barang dan jasa, hibah, bantuan sosial) dan Belanja modal (infrastruktur dan pengadaan aset)

Di sektor pembiayaan, Pemko Payakumbuh mencatat realisasi sebesar Rp88,21 miliar atau 100 persen dari target, yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

Rida Ananda juga memaparkan pelaksanaan program berdasarkan urusan pemerintahan yakni Urusan Wajib. Meliputi 24 bidang dengan alokasi anggaran Rp472,54 miliar dan realisasi Rp425,62 miliar atau 90,07 persen yang mencakup pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial, hingga lingkungan hidup dan komunikasi.

Kemudian Urusan Pilihan. Meliputi sektor strategis seperti pariwisata, pertanian, perdagangan, dan perindustrian, dengan alokasi Rp32,63 miliar dan realisasi Rp28,75 miliar atau 88,1 persen.

Baca juga : Dorong Percepatan Pembangunan, Pemkab Solok Selatan Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Usaha

Dan Fungsi Penunjang. Seperti perencanaan, keuangan, dan kepegawaian, dengan alokasi Rp134,53 miliar dan realisasi Rp116,43 miliar atau 86,54 persen.

Rida menegaskan, seluruh capaian tersebut akan menjadi bahan evaluasi bersama DPRD untuk meningkatkan kinerja pemerintahan daerah ke depan.

“Seluruh informasi kami sajikan dalam dokumen LKPj 2025 untuk dibahas bersama DPRD, sehingga menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi perbaikan kinerja pemerintah daerah,” pungkasnya.

Dengan capaian tersebut, Pemko Payakumbuh optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

red-ril

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow