Petani Pariaman Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Cabai Produktif, Pemko Dorong Ketahanan Pangan
HORIZONE — Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman dalam menghidupkan kembali sektor pertanian terus menunjukkan hasil nyata. Salah satunya terlihat dari keberhasilan seorang petani di Desa Rawang, Kecamatan Pariaman Tengah, yang sukses mengubah lahan tidur menjadi kebun cabai produktif.
Petani bernama Sawirman (60) mengungkapkan, lahan yang ia garap sebelumnya telah terbengkalai selama kurang lebih enam tahun. Kondisi lahan dipenuhi semak belukar dan tumbuhan liar sebelum akhirnya diolah kembali.
“Awalnya lahan ini tidak digarap cukup lama. Saya kemudian menghubungi pemiliknya untuk meminta izin mengelola lahan agar menjadi produktif, dan alhamdulillah disetujui. Akhirnya kami jadikan kebun cabai,” ujarnya saat ditemui tim Kominfo Pariaman.
Menurut Sawirman, lahan tersebut memang tidak cocok untuk tanaman padi karena minim pasokan air. Oleh karena itu, ia memilih menanam cabai sebagai alternatif yang lebih sesuai dengan kondisi lahan.
Saat ini, sekitar 9.300 batang cabai telah ditanam di atas lahan seluas kurang lebih satu hektare. Ia berharap hasil panen yang diperkirakan berlangsung dalam dua bulan ke depan dapat memberikan hasil maksimal.
Baca juga : Bupati Tanah Datar Pimpin Apel Gabungan Pasca Idul Fitri 1447 H, Tekankan Disiplin dan Inovasi ASN
“Semoga panennya nanti memuaskan dan bisa meningkatkan ekonomi,” tambahnya.
Keberhasilan ini mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Pariaman, Yota Balad, yang turun ke lokasi untuk meninjau kondisi lahan pada Senin (30/3/2026).
“Kami sangat mengapresiasi upaya masyarakat, khususnya Bapak Sawirman, yang telah mengubah lahan terbengkalai menjadi lahan produktif,” kata Yota Balad.
Ia juga mendorong masyarakat lain untuk memanfaatkan lahan tidur yang masih banyak tersedia di Kota Pariaman agar dapat diolah menjadi sumber ekonomi baru.
Baca juga : Wali Kota Solok Pimpin Apel ASN Pasca Idul Fitri 1447 H, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Kinerja
Menurutnya, langkah ini merupakan strategi penting dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan daerah. Upaya tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait penguatan sektor pangan nasional.
“Dalam waktu dekat, kami juga akan membuka kembali sekitar 10 hektare lahan tidur untuk dijadikan lahan pertanian produktif,” jelasnya.
Pemko Pariaman optimistis, optimalisasi lahan tidur tidak hanya meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga menjadi solusi dalam mendorong kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal hingga nasional.
red-ril
What's Your Reaction?



