Wali Kota Padang Panjang Buka Gebyar Ramadan V MDTA Nurut Taqwa, 300 Peserta Ikuti Lomba Keagamaan
HORIZONE – Komitmen pembinaan generasi muda melalui pendidikan keagamaan kembali ditegaskan dalam pembukaan Gebyar Ramadan V MDTA Nurut Taqwa di Musala Nurut Taqwa, Jambu, Nagari Gunuang, Sabtu (28/2/2025). Kegiatan tahunan ini resmi dibuka Wali Kota Hendri Arnis dan diikuti sekitar 300 peserta.
Ajang bertema pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai Islam tersebut menjadi agenda rutin setiap Ramadan di Padang Panjang. Selama tiga pekan ke depan, para santri dan santriwati MDTA Nurut Taqwa akan mengikuti beragam perlombaan, mulai dari tartil 1 juz, tilawah Al-Qur’an, praktik salat jenazah, azan, doa harian, hingga cabang pemula.
Dalam sambutannya, Hendri Arnis mengapresiasi konsistensi pengurus musala, majelis taklim, serta tenaga pendidik MDTA yang terus menghadirkan kegiatan positif selama bulan suci Ramadan.
“Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi bagian dari proses membangun mental, akhlak, dan rasa percaya diri anak-anak kita. Pemerintah Kota tentu sangat mendukung upaya pembinaan seperti ini,” ujarnya.
Baca juga : Pemko Bukittinggi Luncurkan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah Murid Didampingi Orang Tua
Ia juga mengajak masjid dan musala lainnya di Kota Padang Panjang menjadikan Ramadan sebagai momentum pembinaan yang produktif dan edukatif. Menurutnya, pengisian kegiatan Ramadan perlu diarahkan pada aktivitas yang memperkuat karakter, spiritualitas, serta membentengi generasi muda dari pengaruh negatif.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah dalam mendampingi anak di tengah perkembangan teknologi dan dinamika pergaulan yang kian kompleks.
“Sinergi antara orang tua, lembaga pendidikan, dan pemerintah menjadi kunci. Pengawasan dan komunikasi yang baik akan melahirkan generasi yang kuat iman dan akhlaknya,” tambahnya.
Sementara itu, Pengurus Musala Nurut Taqwa, Ade Afdil, menyebutkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap Gebyar Ramadan V sangat tinggi. Meski demikian, panitia membatasi kuota peserta di setiap cabang lomba demi efektivitas pelaksanaan.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah lima kali digelar dan menjadi agenda rutin setiap Ramadan. Tahun ini diikuti sekitar 300 peserta,” ungkapnya.
Kegiatan Gebyar Ramadan V ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter berbasis keagamaan sekaligus mencetak generasi muda Padang Panjang yang beriman, berakhlak, dan berdaya saing.
dmr-ril
What's Your Reaction?



