Bidik Pasar Nasional, Pelaku Ekonomi Kreatif Padang Panjang Didorong Maksimalkan Budaya Lokal dan Digitalisasi
HORIZONE — Penguatan inovasi dan pemanfaatan kekayaan budaya lokal menjadi fokus utama dalam acara Sarasehan dan Temu Ramah Pelaku Ekonomi Kreatif Padang Panjang. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota pada Selasa (2/6/2026) ini ditujukan untuk memicu lahirnya produk-produk kreatif lokal yang berdaya saing global namun tetap memiliki identitas budaya yang kuat.
Acara yang digagas oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kota Padang Panjang tersebut menghadirkan Ketua DPD Perhimpunan Pelaku Ekonomi Kreatif (PPEKRAF) Sumatera Barat, Ny. Maria Feronika Hendri, sebagai narasumber utama.
Sarasehan ini diikuti oleh ratusan pelaku usaha kreatif dari berbagai subsektor strategis, mulai dari kuliner, fotografi, kriya batik, kriya kulit, seni rupa, seni pertunjukan, musik, hingga industri perfilman. Kehadiran lintas sektor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring komunikasi dan kolaborasi di Kota Padang Panjang.
Dalam pemaparannya, Ny. Maria Feronika Hendri menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk secara konsisten serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Menurutnya, perubahan pola konsumsi masyarakat modern menuntut para pelaku industri kreatif untuk melek digital dan adaptif terhadap perkembangan tren regional maupun nasional.
"Kita memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif. Dengan kreativitas, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi digital, pelaku ekraf Padang Panjang dapat berkembang lebih jauh dan mampu menembus pasar yang lebih luas," ujar Maria.
Ia juga mengajak para peserta untuk menjadikan kekayaan tradisi Minangkabau sebagai sumber inspirasi utama. Keunikan budaya dinilai menjadi senjata ampuh atau *unique selling point* (USP) yang membedakan produk lokal di tengah kompetisi pasar yang semakin ketat.
Kepala Dinas Porapar Kota Padang Panjang, Busmar Chandra, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh komunitas kreatif, akademisi, dan pemangku kepentingan yang hadir.
Busmar menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif Padang Panjang merupakan salah satu pilar strategis yang berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja baru, serta peningkatan daya saing wilayah.
Sebagai wujud dukungan konkret, Pemerintah Kota berkomitmen penuh untuk memfasilitasi para pelaku usaha kreatif melalui beberapa program prioritas.
“Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun gagasan dan langkah konkret yang dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Dengan begitu, sektor ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkas Busmar.
red-ril
What's Your Reaction?



