Bupati Pasaman Barat Minta Seluruh OPD Tingkatkan Inovasi Pelayanan Publik

HORIZONE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat terus memacu peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan. Bupati Pasaman Barat, Yulianto, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab untuk memperkuat inovasi dalam pelayanan publik guna menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis.

Bupati Pasaman Barat Minta Seluruh OPD Tingkatkan Inovasi Pelayanan Publik

Hal tersebut ditegaskan Bupati Yulianto saat membuka acara Sosialisasi Penilaian Indeks Inovasi Daerah sekaligus Penandatanganan Kesepakatan Bersama yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (25/5/2026).

“Perkembangan zaman menuntut pemerintah bergerak cepat, adaptif, kreatif, dan responsif. Pelayanan publik tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara konvensional,” kata Yulianto.

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, staf ahli, para asisten, kepala OPD, camat, wali nagari, kepala puskesmas, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Dalam arahannya, Bupati Yulianto menjelaskan bahwa inovasi daerah merupakan amanat regulasi yang jelas, yakni Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah.

Menurutnya, inovasi adalah instrumen penting untuk memperbaiki kualitas layanan, memberdayakan masyarakat, meningkatkan partisipasi publik, sekaligus memperkuat daya saing daerah.

Ia juga menyebut kehadiran Permendagri Nomor 104 Tahun 2018 tentang Penilaian dan Pemberian Penghargaan dan/atau Insentif Inovasi Daerah harus dijadikan momentum bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan pembaruan.

“Inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Inovasi menjadi kunci utama untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yulianto memberikan catatan kritis bahwa setiap inovasi yang dilahirkan oleh instansi vertikal maupun OPD tidak boleh berhenti di tataran administratif atau sekadar pemenuhan dokumen formal di atas kertas.

Tujuan utama dari gerakan inovatif ini adalah memberikan dampak konkret yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Dengan begitu, perangkat daerah akan terlatih menjadi lebih profesional, mandiri, responsif, sekaligus memperkuat citra positif pemerintah.

Di akhir sambutannya, Bupati Pasaman Barat mengajak seluruh peserta untuk mengikuti jalannya sosialisasi dengan serius dan mulai menanamkan kreativitas ke dalam sistem kerja sehari-hari.

“Mari jadikan inovasi sebagai budaya kerja dan komitmen bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang maju, profesional, dan melayani,” pungkasnya.

red-ril

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow