Hanyut 2016 Lalu, Jembatan Tapian Kelambu Dibangun Kembali
HORIZONE – Jembatan sepanjang 68 meter dengan lebar 2,4 meter yang menghubungkan Jorong Baringin Sakti Nagari Taluak menuju Jorong Gunuang Saribu Nagari Tigo Jangko kembali dibangun Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar.
Bupati Tanah Datar Eka Putra, Sabtu (10/9/2022) saat meninjau langsung proses pembangunan kembali jembatan mengakatakan, jika jembatan tersebut sangat dibutuhkan dan sangat vital serta sudah lama diinginkan masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, pembangunan jembatan Tapian Kelambu yang hanyut akibat tingginya arus Batang Sinamar pada tahun 2016 silam sudah dimulai kembali oleh kontraktor, saat ini penantian berbuah dengan telah dimulainya kembali pembangunan tersebut,” ujarnya.
Dikatakan dia, jembatan ini dibangun lebih tinggi dari permukaan air saat banjir lebih kurang 160 cm dengan kekuatan beban kendaran yang melewati lebih kurang 5 ton atau kapasitas mobil penumpang dan ditargetkan selesai November mendatang.
“Nanti jembatan ini akan mempersingkat jalan sejauh 6 KM, sehingga ini juga akan menghemat biaya angkut berbagai hasil perkebunan dari nagari yang dilalui jembatan yang membentang di atas Batang Sinamar tersebut,’ terang Eka.

Eka juga mengungkapkan. struktur bangunan berbeda dangan sebelumnya walau jenisnya sama jembatan gantung, namun yang dibangun sekarang bisa dilalui kendaraan roda empat, sementara sebelumnya hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
Warga Jorong Baringin Sakti Jondra P Chaniago ungkapkan rasa syukur dan sampaikan ucapan terima kasih,
Baca juga : Meski Terkendala Sawah Tadah Hujan, Bajak Gratis Masih Ada yang Melebihi Target
"Kami atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Eka Putra yang telah merealisasikan janjinya membangun kembali jembatan ini, sehingga akan mempermudah jalur transportasi masyarakat Talago Bujua dan masyarakat Koto Panjang serta Tanjuang Bonai Aua,” ucapnya.

Dikatakan Jondra dengan selesainya jembatan ini nanti akan mempermudah transportasi bagi masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan seperti karet dan lainnya ke pasar.
“Untuk panjang jalan dari jembatan menuju Tanjuang Bonai Aua dan Koto Panjang sekitar 2 KM dan Talago Bujua menuju jembatan sekitar 2,5 KM,“ sebutnya.
(damara)
What's Your Reaction?



