Harmonisasi Kepala Daerah Jadi Kunci, Wawako Payakumbuh Tekankan Sinergi di Forum ASWAKADA 2026

HORIZONE – Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menegaskan bahwa harmonisasi antara kepala daerah dan wakil kepala daerah menjadi faktor krusial dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri pembukaan Bimbingan Teknis dan Silaturahmi ASWAKADA 2026 di Hotel Golden Boutique Kemayoran, Senin (27/4/2026).

Harmonisasi Kepala Daerah Jadi Kunci, Wawako Payakumbuh Tekankan Sinergi di Forum ASWAKADA 2026

Forum bertema “Mempererat Silaturahmi, Menguatkan Sinergi Wakil Kepala Daerah untuk Indonesia yang Harmonis dan Berkelanjutan” ini menjadi ajang strategis bagi para wakil kepala daerah untuk memperkuat kolaborasi dalam tata kelola pemerintahan.

Elzadaswarman menjelaskan, Pemerintah Kota Payakumbuh telah menerapkan pola kepemimpinan yang harmonis antara wali kota dan wakil wali kota, didukung koordinasi yang solid dengan seluruh unsur pimpinan daerah.

“Sinergi yang terbangun membuat pemerintahan berjalan lebih efektif dan tetap fokus pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, hubungan kerja yang dilandasi kepercayaan, komunikasi terbuka, serta kesetaraan peran mampu meminimalkan sekat birokrasi dan mempercepat pengambilan kebijakan strategis.

Dalam kesempatan tersebut, Elzadaswarman juga menyatakan dukungan terhadap rencana revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Ia menilai, pembaruan regulasi ini penting guna memperjelas pembagian peran antara kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“Kami siap memberikan masukan konstruktif agar ke depan sinergi semakin kuat dan pembagian tugas menjadi lebih jelas,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memperluas komunikasi dan kerja sama lintas daerah. Menurutnya, forum ASWAKADA menjadi ruang strategis untuk berbagi pengalaman sekaligus membuka peluang kolaborasi.

“Kegiatan ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun kerja sama antar daerah demi peningkatan pelayanan publik,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, mengajak seluruh wakil kepala daerah untuk menyamakan persepsi dalam menjalankan tugas sesuai regulasi.

Ia menekankan bahwa kemitraan ideal antara kepala daerah dan wakil kepala daerah harus dibangun atas dasar kepercayaan dan kesetaraan peran. Ketidakharmonisan, menurutnya, berpotensi menimbulkan sekat birokrasi yang menghambat kinerja pemerintahan.

“Sinkronisasi tugas yang efektif akan menciptakan sinergi produktif, sehingga mampu mempercepat kemajuan daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Forum ASWAKADA 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran wakil kepala daerah sebagai mitra strategis kepala daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, harmonis, dan berkelanjutan.

red-ril

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow