Juventus Tersingkir dari Liga Champions UEFA Meski Menang 3-2 atas Galatasaray
HORIZONE - Langkah Juventus di Liga Champions UEFA musim ini resmi terhenti setelah duel sengit kontra Galatasaray.
Meski menang 3-2 pada leg kedua, wakil Italia itu tetap tersingkir karena kalah agregat 5-7 dan harus mengubur mimpi melaju lebih jauh di kompetisi elite Eropa.
Bermain di hadapan publik sendiri, Juventus tampil agresif sejak menit awal. Tekanan tinggi dan distribusi bola yang rapi membuat mereka mampu mengontrol permainan dalam banyak fase.
Sorotan utama tertuju pada Manuel Locatelli yang tampil nyaris tanpa cela. Gelandang tim nasional Italia itu menjadi poros permainan, memutus alur serangan lawan, sekaligus mengalirkan bola dengan akurat ke lini depan.
Mobilitas dan ketenangannya di momen krusial membuat Juventus tetap kompetitif hingga peluit akhir.
Kontribusi penting juga datang dari Weston McKennie. Pergerakannya dari lini kedua beberapa kali merepotkan pertahanan Galatasaray.
Di lini belakang, Federico Gatti tampil solid dan bahkan ikut menyumbang gol. Bek tengah tersebut menunjukkan performa konsistennya.
Namun, satu momen menjadi titik balik yang sulit diperbaiki. Kartu merah yang diterima Lloyd Kelly membuat Juventus kehilangan keseimbangan di fase akhir pertandingan.
Penampilannya lebih buruk di antara pemain tuan rumah. Dalam laga sepenting ini, kehilangan satu pemain jelas memberi dampak besar terhadap ritme permainan.
Beberapa nama lain seperti Kenan Yildiz dan Khephren Thuram tampil cukup stabil, meski belum mampu mengubah nasib tim.
Di lini depan, Jonathan David kesulitan menembus pertahanan rapat lawan.
Dari kubu Galatasaray, duet Davinson Sanchez dan Baris Alper Yilmaz. Keduanya tampil disiplin dan efektif dalam meredam tekanan tuan rumah.
Sementara itu, Victor Osimhen mencetak gol penting yang pada akhirnya memastikan langkah tim tamu.
Kemenangan 3-2 ini tidak cukup bagi Juventus untuk membalikkan keadaan secara agregat. Meski sejumlah pemain menunjukkan performa impresif, efektivitas dan ketenangan di momen penentuan menjadi pembeda.
Bagi Galatasaray, hasil ini menjadi bukti ketangguhan mereka di panggung Eropa sekaligus mengantarkan wakil Turki tersebut melangkah lebih jauh di Liga Champions musim ini. (****)
What's Your Reaction?



