Kembali Berfungi Baik Setelah 7 Tahun Tidak Dialiri Air, Wagub Tinjau Irigasi di Desa Marabau
HORIZONE - Untuk memastikan jaringan Irigasi Batang Anai II berfungsi dengan baik, Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy meninjau langsung kondisi irigasi di Desa Marabau Kecamatan Pariaman Selatan, Rabu (11/2/2026) sore.
Kunjungan tersebut memastikan kondisi jaringan irigasi setelah kurang lebih 7 tahun irigasi tidak dialiri air, dan baru pada bulan Februari 2026 aliran air kembali mengalir dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
Dalam kunjungan tersebut Vasco sampaikan bahwa dengan berfungsinya kembali aliran air pada irigasi tersebut merupakan bentuk hasil dari kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Provinsi Sumbar dan Kota Pariaman dengan tujuan utamanya adalah untuk kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah saya lihat air sudah mengalir dengan lancar, masyarakat dan petani bisa bekerja dengan aman, nyaman, tenang dan rezeki mereka semakin lancar ke depannya,” ujarnya.
Baca juga : Hujan Deras, Palembayan Kabupaten Agam Kembali Banjir
“Dengan mengalirnya kembali air irigasi ini , jangan sampai kita mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan orang lain sehingga menimbulkan keributan. Jaga dan rawat bersama irigasi ini mudah-mudahan kedepannya kekurangan yang ada akan diperbaiki satu persatu,” terangnya.
Ucapan terimakasih juga mengalir dari mulut Yota Balad kepada Presiden Prabowo juga kepada pemerintah pusat, dan provinsi sumbar, yang telah memberikan perhatian penuh kepada masyarakat Sumatera Barat khususnya Kota Pariaman.
“Irigasi ini termasuk salah satu program ketahanan pangan dari Bapak Presiden Prabowo, yang ditindaklanjuti langsung oleh Kementerian PU kemudian Pemerintah Sumbar dan Kota Pariaman. Untuk pemeliharaannya, itu menjadi tugas dan wewenang dari Pemerintah Desa dan masyarakat setempat,” sebut Yota Balad.
“Semoga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat khususnya petani dengan telah berfungsinya Irigasi Anai II ini, sehingga bisa meningkatkan produktivitas padi dengan panen melimpah dan meningkatkan ketahanan pangan daerah,” pungkas Yota Balad.
Baca juga : Buka RKPD, Yota Balad : Penyusunan RKPD tahun 2027 Harus Lebih Cermat dan Terintegratif
Sementara itu Kepala Desa Marabau Ardison Arbi, menyatakan ucapan terimakasih kepada Wagub Sumbar dan juga Pemerintah Kota Pariaman yang telah memberikan perhatian penuh kepada masyarakat desa marabau khususnya petani, sehingga bisa kembali bercocok tanam dan bisa meningkatkan hasil pertanian mereka kedepannya yang selama tujuh tahun terakhir berkurang sekitar 70%.
“Insya Allah kami dari pemerintahan desa dan juga masyarakat akan selalu menjaga dan memelihara irigasi ini supaya bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tutur Ardison Arbi.
(dmr/ril)
What's Your Reaction?



