Pawai Sebelum Sunatan, Tradisi Turun Temurun di Koto Tuo

Pawai Sebelum Sunatan, Tradisi Turun Temurun di Koto Tuo

HORIZONE - Sunatan massal yang diawali bararak atau pawai merupakan sebuah tradisi adat Nagari Koto Tuo Kecamatan Sungai Tarab yang masih dipertahankan masyarakatnya sampai saat ini. 

"Kegiatan sunatan masal ini merupakan tradisi turun temurun dari dulunya di Nagari Koto Tuo ini, bahkan masyarakat rantaupun ada yang pulang untuk ikut serta anaknya," kata Ketua KAN Koto Tuo A. Dt Tanbasa, Rabu (22/3/2023) di lokasi pawai.

Bupati Tanah Datar Eka Putra yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sunatan masal yang mencerminkan kekompakan masyarakat Nagari Koto Tuo. 

"Tradisi ini patut dilestarikan karena melambangkan kekompakan dan silaturahmi masyarakat yang terus terjaga, baik bagi dunsanak di kampung ataupun diperantauan," katanya. 

Dikatakan Eka, tradisi seperti ini merupakan kearifan lokal yang bisa menjadi salah satu kegiatan yang masuk dalam Program Unggulan Satu Nagari Satu Event. 

"Adat budaya yang merupakan kearifan lokal seperti inilah yang kita coba angkat dan dijaga kelestariannya melalui Progul Satu Nagari Satu Event," sampainya. 

Baca juga : Dr. Yengki Hirawan Ketua Pengadilan Agama Tanah Datar Baru Gantikan Nurmaisal 

Sementara Wali Nagari Koto Tuo Yusri menyampaikan, ada 31 anak yang berasal dari kampung ataupun perantauan yang mengikuti sunatan masal hari itu. 

"Sunatan masal yang dilaksanakan sebelum ramadan tahun ini diikuti 31 orang anak, diawali bararak sembari menyambangi rumah masing-masing penghuni rumah, tanpa membedakan kaya ataupun miskin," tukasnya. 

(damara)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow