Perangi Narkoba demi Indonesia Emas 2045, Pemkab Agam dan Aparat Hukum Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana

HORIZONE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam bersama aparat penegak hukum menegaskan komitmen kuat dalam memerangi segala bentuk pelanggaran hukum. Fokus utama diarahkan pada pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang dinilai menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda.

Perangi Narkoba demi Indonesia Emas 2045, Pemkab Agam dan Aparat Hukum Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Agam, Benni Warlis, saat menghadiri pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Kegiatan ini berlangsung di halaman Kejaksaan Negeri Agam pada Jumat (22/5/2026).

Benni Warlis menyatakan bahwa pemusnahan barang bukti ini bukan sekadar agenda administratif rutin. Lebih dari itu, aksi ini merupakan simbol nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba dan tindak kriminal lainnya.

"Ini adalah pernyataan tegas negara hadir. Negara tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelanggaran hukum, terutama bagi para bandar dan pengedar yang merusak masa depan anak-anak kita," tegas Benni Warlis.

Menurut Benni, narkoba bukan hanya merusak fisik dan mental generasi muda, tetapi juga menghancurkan tatanan sosial secara luas. Efek domino dari peredaran barang haram ini di antaranya memicu kriminalitas hingga menggerogoti masa depan bangsa.

Oleh karena itu, upaya memutus rantai peredaran narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat penegak hukum.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Agam menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kejaksaan Negeri Agam, pihak kepolisian, BNN, serta seluruh satuan tugas yang konsisten dan bekerja keras mengungkap berbagai kasus hukum di Kabupaten Agam.

Ia menilai, proses pemusnahan barang bukti yang dilakukan secara terbuka merupakan bentuk transparansi penegakan hukum yang prima. Dengan begitu, masyarakat dapat menyaksikan langsung bahwa barang bukti hasil sitaan benar-benar dimusnahkan dan tidak disalahgunakan.

Untuk memperkuat benteng pertahanan daerah dari ancaman narkotika, Benni Warlis menyampaikan tiga pesan penting yang harus diimplementasikan oleh seluruh lapisan masyarakat, yakni menjadi garda terdepan, memperkuat pengawasan keluargadan mendukung program rehabilitasi.

“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa, kita optimistis Agam mampu menjadi daerah yang bersih dari narkoba (Bersinar) demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

red-ril

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow