Solok Selatan Sulap 250 Hektar Lahan Golden Arm Jadi Kota Baru dan Sekolah Rakyat

HORIZONE – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam pembangunan daerah. Kawasan Golden Arm yang terletak di Kecamatan Sangir bakal disulap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus pusat layanan publik terpadu.

Solok Selatan Sulap 250 Hektar Lahan Golden Arm Jadi Kota Baru dan Sekolah Rakyat

Rencana besar ini disampaikan langsung oleh Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, saat memimpin Apel Gabungan ASN di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Senin (8/6/2026).

Khairunas menjelaskan bahwa kawasan eks-Hak Guna Usaha (HGU) Golden Arm seluas 250 hektar tersebut akan dirancang matang sebagai kota baru yang modern untuk mendukung roda perekonomian dan pelayanan publik di Solok Selatan.

Dari total lahan 250 hektar yang tersedia, pemerintah daerah telah mengalokasikan sebagian besar wilayahnya untuk sektor properti dan fasilitas sosial.

"Kita siapkan Golden Arm menjadi kota baru. Dari total lahan 250 hektar yang tersedia, sekitar 60 hektar akan dimanfaatkan untuk kawasan perumahan. Ini menjadi peluang bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk ASN yang belum memiliki rumah," ujar Khairunas, Senin pagi.

Langkah ini diharapkan mampu mengatasi backlog* perumahan di Solok Selatan sekaligus memberikan fasilitas hunian yang layak bagi para abdi negara dan warga lokal dengan harga terjangkau.

Tak hanya fokus pada sektor perumahan, kawasan Golden Arm juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendidikan mutakhir. Bagian dari program nasional, sebuah Sekolah Rakyat akan didirikan di lokasi yang sama.

Proyek strategis ini tidak main-main. Pemerintah pusat kabarnya telah memberikan lampu hijau terkait dukungan anggaran yang fantastis dengan total anggaran kisaran Rp 250 miliar dari APBN pusat dengan target konstruksi dijadwalkan mulai dibangun pada tahun depan (2027).

Kehadiran Sekolah Rakyat ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) di Solok Selatan agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Bupati Khairunas menegaskan bahwa keberhasilan mega proyek Golden Arm dan program pembangunan lainnya wajib ditopang oleh tata kelola pemerintahan yang bersih dan berbasis data terintegrasi.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah—mulai dari Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, pihak kecamatan, hingga pemerintah nagari (desa)—untuk bersinergi menggunakan satu basis data yang sama.

"Berbagai bantuan dan program pembangunan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten harus didasarkan pada data yang akurat dan bersumber dari nagari. Karena itu, pendataan melalui dasawisma, jorong, dan nagari perlu diperkuat agar terwujud 'Solok Selatan Satu Data'," tegasnya.

Di akhir arahannya, Khairunas mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Solok Selatan agar lebih responsif, adaptif, dan bergerak cepat mengawal program pembangunan daerah. Sinergi kuat antarlembaga dan akurasi data diyakini menjadi kunci utama Solok Selatan optimistis menatap masa depan.

red-ril

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow