Syukuran Atas Prestasi Nasional, Pemkab Agam Gelar Festival Sungai Batang 2021 dan Pengukuhan Pokdarwis
HORIZONE - Festival Sungai Batang 2021 Kecamatan Tanjung Raya, yang diiringi malam syukuran atas keberhasilan berhasil meraih dua penghargaan Nasional tahun ini dibidang pariwisata, disemangati dengan kehadiran Bupati Agam Dr.H. Andri Warman.
Festival Sungai Batang 2021
itu juga diiringi dengan pengukuhan pengurus Pokdarwis Sungai Batang dan pengukuhan ikatan uda uni Agam, Selasa (28/12/2021) malam.
Ikut meramaikan malam syukuran Kabupaten Agam tersebut, Ketua Dekranasda setempat, Ny. Yenni Andri Warman, Rektor Universitas Muhamadiyah Sumatera Barat (UMSB) DR.Riki Saputra.MA, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah raga Agam, Syatria, Camat Tanjung Raya, Walinagari Sungai Batang, Asosiasi Pokdarwis, Asosiasi Home Stay dan asosiasi Ekraf Kabupaten Agam dan undangan lainnya.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Agam selama tahun 2021 telah menorehkan beberapa prestasi, diantaranya terbaik II dalam Anugerah Pesona Indonesia untuk kategori situs sejarah yang di wakili oleh museum Buya Hamka, terbaik V kategori desa terbaik untuk tingkat Nasional, prestasi juara I Uda dan Uni Duta Wisata tingkat sumatera Barat.
Menyambut itu Bupati Agam Andri Warman menyampaikan selamat kepada Nagari Sungai Batang yang telah berhasil menorehkan prestasi ditingkat Nasional. Selanjutnya, dengan diukuhkannya Pokdarwis yang ada di Sungai Batang, mudah – mudahan kedepan nagari ini menjadi percontohan di kabupaten Agam, sesuai dengan yang disampaikan oleh kadis Pariwisata bahwa ada 21 Nagari dikabupaten agam yang dijadikan daerah tujuan wisata atau desa wisata dan 8 nagari dari 21 nagari terdapat di kecamatan tanjung raya.
Terhadap itu, Bupati Agam sekaligus menyampaikan beberapa program kabupaten Agam ke depan.
Terkait penunjang bidang pariwisata, kabupaten agam akan membangun kereta gantung dan cable car dari lawang menuju pinggiran danau maninjau, kalau ini bisa terwujud ini suatu hal yang sangat membanggakan karena di Sumatera sampai hari ini belum ada kereta gantung.
" Kalau obsesi kereta gantung ini terwujud, pasti merupakan suatu prestasi yang luar biasa, dan danau maninjau akan menjadi daerah tujuan wisata yang utama di kabupaten Agam dan juga di Sumatera Barat. Mudah – mudahan saja pandemi ini segera berakhir,”ujar Bupati.
Disampaikan, dirinya selaku bupati Agam sangat konsentrasi untuk membangun danau Maninjau, karena ini menjadi Daerah tujuan wisata yang nomor satu di Kabupaten Agam dan tentu diharapkan nomor satu juga di sumatera barat.

Sebagai informasi, bupati Agam mengatakan, bahwa Kementerian Maritim akan menyediakan anggaran untuk merevitalisasi danau maninjau dan untuk meningkatkan kunjungan wisata di tahun 2022 dengan merencanakan Kejurnas Dayung di danau Maninjau.
Selain itu, Pemkab Agam juga melaksanakan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi diantaranya, UMSB, UNP, UI dan UIN Bukittinggi dengan tujuan bagaimana putra dan putri kabupaten agam ini bisa menempuh jejang pendidikan yang lebih tinggi.
" Intinya adalah bagaimana kita bisa membangun SDM yang handal dan tentu dari sekarang kita bangun SDM yang handal.Mudah-mudahan beberapa tahun yang akan datang kabupaten Agam bisa menjadi daerah yang maju dan tentu masyarakat yang lebih nyaman, sehingga meningkatkan perekonomian," ujar Andri Warnan.
Sementara itu, Walinagari Sungai Batang, Hasin menyampaika terima kasih kepada Bupati Agam yang telah menunjuk Nagari Sungai Batang untuk melaksanakan malam syukuran dan apresiasi kepada Pokdarwis Nagari Sungai Batang yang telah berhasil mendapatkan penghargaan ditingkat nasional sebagai Desa Wisata terbaik.
Disampaikan Walinagari , agar masyarakat untuk tidak takut pada suatu kemajuan.
" Pariwisata adalah salah satu unsur untuk mempromosikan Daerah kita dan akan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitarnya. Dengan adanya kunjungan wisata, maka akan mendapatkan sebuah kemajuan khususnya Nagari Sungai Batang,”ujarnya.
Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kab Agam, Syatria S.Sos.M.Si menyebut, malam syukuran ini merupakan sebagai wujud syukur kehadirat Allah SWT atas penghargaan yang diterima.
Diawali dengan kebijakan pemerintah Kabupaten Agam yang menjadikan Pariwisata sebagai salah satu perioritas Bupati dalam RPJMD 2021-2026. Bersama bidang pendidikan dan UMKM, sektor Pariwisata di dukung oleh semua pihak kebijakan yang telah dibikin oleh Bapak Bupati ini.
" Kebijakan yang lain ternyata sangat memberikan arti dalam perjalanan kita malam ini adalah dengan dibentuknya atau ditetapkannya oleh Bapak Bupati 21 Nagari pariwisata di Kabupaten Agam dan satu diantaranya adalah Nagari Sungai Batang," paparnya.
Serangkaian prestasi yang diperoleh pada malam hari ini tentunya melalui berbagai peran semua pihak yang ikut terlibat dalam Pentahelix pariwisata saling bersinergi antara birokrasi yang dipimpin oleh Bapak Bupati Agam serta seluruh jajaran dari kabupaten sampai ke Nagari-Nagari yang ada di Kabupaten Agam.
Kemudian dari sisi akademisi diberikan juga dukungan, salah satunya oleh UMSB dan lembaga-lembaga perguruan tinggi Pariwisata lainnya di Sumatera Barat.
Kadis Pariwisata Agam menyampaikan, dengan terpilihnya Nagari Sungai Batang sebagai Lima Besar nagari yang memiliki daya tarik wisata pada anugerah desa wisata indonesia, dilalui dengan proses yang panjang.
Diawali dengan ditetapkannya oleh menteri pariwisata dan Ekonomi kreatif sebanyak 300 desa wisata terbaik ditingkat Nasional dan Agam menempatkan empat nagarinya didalam yang 300 desa tersebut.
Adapun keempat nagari tersebut yaitu Nagari Simarasok di kecamatan Baso,Nagari Sianok VI Suku kecamatan IV Koto,Nagari lawang dikecamatan Matur dan Nagari Sungai Batang di kecamatan Tanjung Raya.
Ketika mengerucut menjadi 100 besar tersisa 2 Nagari yakni nagari Lawang dan nagari Sungai Batang, sehingga akhirnya ditetapkan sebagai 50 desa wisata terbaik di indonesia.
Prestasi ini tentu diiringi juga oleh salah satu penghargaan yang lain dan sebelumnya suda dengan ditetapkannya museum Buya Hamka atau rumah kelahiran Buya Hamka sebagai salah satu situs sejarah terpopuler dari 18 kategori yang dilombakan dan masuk dalam salah satu kategori, yakni kategori situs sejarah terpopuler dan museum Buya Hamka merupakan terbaik ke II ditingkat Nasional.
"Dengan kegiatan malam ini kita sandingkan dengan dua prestasi yang pertama kali bagi kabupaten agam, yaitu penghargaan juara I Uda dan Uni tingkat sumatera barat," sebut Kadis Pariwisata Agam
(Wahyu Haryadi)
What's Your Reaction?



