Wawako Padang Panjang Ajak Calon Jemaah Haji Luruskan Niat Jelang Keberangkatan 2026
HORIZONE — Wakil Wali Kota Allex Saputra mengajak Calon Jemaah Haji (CJH) untuk meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT serta memperdalam pemahaman terhadap seluruh rangkaian ibadah haji.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan manasik haji Kota Padang Panjang 2026 yang digelar di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Kamis kemaren.
Dalam sambutannya, Allex menegaskan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, keikhlasan, serta pemahaman yang matang.
“Ibadah haji adalah perjalanan suci. Karena itu, luruskan niat hanya karena Allah SWT, jaga hubungan dengan sesama, dan pahami setiap tahapan ibadah agar dapat dilaksanakan dengan benar dan khusyuk,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kegiatan manasik sebagai bekal utama bagi jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, menyampaikan bahwa pelaksanaan manasik haji yang dilakukan sebanyak lima kali diharapkan mampu meningkatkan pemahaman jemaah secara menyeluruh.
“Manasik ini harus diikuti dengan sungguh-sungguh. Jika niat tidak lurus, maka ibadah tidak akan sempurna,” katanya.
Ia juga mengingatkan panjangnya masa tunggu keberangkatan haji di Indonesia yang bisa mencapai puluhan tahun, sehingga kesempatan yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Selain itu, ia berharap kondisi global tetap kondusif agar pelaksanaan ibadah haji 2026 berjalan lancar.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang Panjang, Editiawarman, mengungkapkan jumlah CJH tahun ini mencapai 86 orang.
Rinciannya terdiri dari: 71 jemaah utama, 15 jemaah tambahan dan 15 orang sebagai cadangan
“Jemaah akan diberangkatkan dalam Kloter 6. Manasik lanjutan akan dilaksanakan di Islamic Centre pada 30–31 Maret dan 1–2 April,” jelasnya.
Pemerintah Kota Padang Panjang berharap seluruh CJH dapat mengikuti rangkaian manasik dengan serius agar mampu menjalankan ibadah haji secara sempurna dan meraih haji yang mabrur.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan jemaah agar lebih siap secara fisik, mental, dan spiritual sebelum berangkat ke Tanah Suci.
red-ril
What's Your Reaction?



