Bersilaturahmi Bersama IKRAR Mandau Kota Duri, Ini Harapan Richi Aprian

Bersilaturahmi Bersama IKRAR Mandau Kota Duri, Ini Harapan Richi Aprian

HORIZONE - Meski diawal berdirinya hanya beranggotakan 20 orang saja, namun saat ini Ikatan Keluarga Rao-Rao (IKRAR) Mandau Kota Duri, Riau sudah mencapai 220 Kepala Keluarga (KK). 

"Diusia 50 Tahun karena berdiri di tahun 1972, keanggotaan IKRAR Mandau sudah semakin berkembang dan anggota sudah mencapai 220 KK," kata F Dt. Sahia salah satu tokoh IKRAR Mandau saat menyambut kunjungan Wakil Bupati Tanah Datar di gedung Pertemuan IKRAR Mandau, Kota Duri, Jum'at (2/9/2022) kemarin. 

Dikatakan F. Dt. Sahia, dalam masa pembentukan dan perkembangannya, IKRAR tentu mengalami berbagai pasang surut kepengurusan, namun berkat kerjasama dan dukungan bersama semua bisa terlewati. 

"Alhamdulillah, dalam semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang sangat tinggi, IKRAR Mandau bisa eksis menjadi wadah pemersatu masyarakat Rao-Rao yang ada di perantauan, khususnya di Kota Duri ini," ungkapnya. 

Sementara itu Wabup Tanah Datar Richi Aprian di kesempatan itu juga menyampaikan terima kasih atas undangan dan apresiasi terhadap kekompakan IKRAR.

"Alhamdulillah, keluarga kita di sini semua keadaan baik, dengan rasa kekeluargaan dan kerjasama tinggi. Suatu kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri untuk hadir di sini. Tentu, apa yang telah dibangun selama ini tetap dipertahankan dan kalau bisa ditingkatkan lagi," katanya. 

Diungkapkan Richi, ia bersama Bupati Tanah Datar menjadikan para perantau salah satu elemen penting dalam mendukung pembangunan di kampung halaman. 

Baca juga : Bukti Dukungan Sebagai Mitra Kerja, Pemkab Tanah Datar Pinjamkan Gedung kepada Wartawan

"Dalam beberapa kegiatan, pak Bupati dan Saya menghimbau kepada perantau yang memiliki modal agar mau berinvestasi di kampung halaman, sehingga kampung halaman kita semakin maju dan sejahtera," sampainya. 

Selain itu, tambah Richi, Pemerintah Tanah Datar juga telah meluncurkan 10 Program Unggulan yang semuanya bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat Tanah Datar. 

"Ada Program Bajak Gratis, ada program Satu Rumah Satu Hafizh/Hafizah, ada Program Satu Nagari Satu Even, ada Program Makan Rendang di Tanah Datar yang merupakan program untuk pemberantasan rentenir, dan beberapa program lainnya. Itu semua tentu butuh dukungan semua pihak, baik di kampung halaman ataupun di perantauan," tukasnya.

(damara)

 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow