Bukit Limbang Retak, 210 Warga Gantung Ciri Diungsikan
Bukit Limbang Retak sepanjang 150 meter mengacam 210 Warga Gantung Ciri
HORIZONE - Tatkala trauma dampak
bencana hidrometeorologi yang menimbulkan bemcana banjir dan longsor belum pulih benar, kawasan Bukit Limbang di Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, dilaporkan mengalami retak dan berisiko longsor.
Informasi yang diperoleh, Bukit Limbang di Korong Sawah Suduik Ateh, Jorong Kampung Baru, Nagari Gantung Ciri mengalami retak sepanjang sekitar 150 meter dengan kedalaman bervariasi dibeberapa titik.
Sementara kondisi cuaca masih berpotensi hujan, hingga disangsikan lokasi retakan bukit Limbang bisa menimbulkan bencana longsor.
Merespon itu, Camat Kubung Acil Fasra, mengatakan, pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi bukit yang retak itu bersama Wali Nagari dan BPN Gantung Ciri, Babinsa, Babinkhantibmas, Wali Jorong dan masyarakarat pada Selasa (9/12) kemarin.

Acil membenarkan, retakkan Bukit Limbang, Korong Sawah Suduik Ateh Jorong Kampung Baru, diperkirakan Panjang Retakan mencapai 150 meter dengan kedalaman bervariasi dibeberapa titik.
"Sebagian Kondisi retakkan sudah menumbangkan sebagian pohon dan tanaman Cangkeh yang ada di punggung bukit,"ungkap Camat Kubung, Acil Fasra saat dihubungi, Rabu (10/12) pagi.
Camat Kubung menyebut, di sepanjang kaki Bukit Limbang terdapat 55 rumah warga beresiko ditimpa longsor .
Untuk mengantisipasi terjadinya musibah, pihaknya bersama Wali Nagari, BPN, Babinsa, Babinkhantibmas dan wali jorong setempat telah melakukan pendekatan kepada warga agar mengungsi untuk sementara.
" Warga dari 55 rumah yang beresiko sebanyak 60 KK atau 210 iiwa, telah bersedia pindah dan kita ungsikan sementara ketempat yg lebih aman. Langkah ini perlu dilakukan untuk menghindari kemungkinan terburuk," sebut Camat Kubung.
Sambil mencarikan solusi terbaik, sebanyak 210 jiwa penduduk setempat telah di evakuasi ke sejumlah tempat pengugsian sementara, seperti di Mesjid Nurul Huda, Korong Kubang, Jorong Kampung baru Nagari Gantung Ciri.
Kemudian di rumah Tahfiz Assyafani Korong Kubang Jorong Kampung Baru Nagari Gantuang Ciri, dan beberapa KK ditempatkan di rumah dunsanak atau family Terdekat.
Camat Kubung menyebutkan, untuk memenuhi kebutuhan warga yang diungsikan diperlukan bantuan Sembako, tambahan tenda, Matras dan Selimut.
Atas kebutuhan itu, Camat Kubung juga telah melaporkan kondisi terkini ke Bupati Solok, sekaligus mengirim Surat Permohonan Bantuan kepada Posko Utama Bencana Kabupaten Solok.
Sejalan, Acil Fasra menarih harapan agar Tim BPBD membantu melakukan survei lebih lanjut bersama masyarakat ke titik lokasi sebagai upaya antisipasi resiko dan pemetaan lebih lanjut.
" Dengan hasil peninjauan sekaligus pemetaan yang dilakukan, kita berharap mendapatkan pertimbangan untuk memutuskan, apakah masyarakat dapat kita kembalikan lagi ke rumah masing-masing atau bagaimana solusi ke depan," papar Acil Fasra.
( Aznul Hakim )
What's Your Reaction?



