Daswippetra Dt.Manjinjiang Alam Akan Bangun Menhole Diatas Trotoar Jalan Hamka Depan Balaikota Solok

HORIZONE - Terkendala dengan sulitnya membersihkan sendimen lumpur yang menumpuk di bawah hamparan trotoar yang menutupi saluran irigasi Batang Pamujan disepanjang jalan Hamka depan Balaikota Solok, anggota komisi IV DPRD Sumatera Barat Daswippetra Dt Manjinjiang Alam telah menganggarkan pembuatan Menhole (lubang akses tertutup) serta pengerukan sendimen lumpur yang menumpuk disepanjang saluran irigasi batang pamujan pada anggaran tahun 2026.

Daswippetra Dt.Manjinjiang Alam Akan Bangun Menhole Diatas Trotoar Jalan Hamka Depan Balaikota Solok
Anggota komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat, Daswippetra Dt Manjinjiang Alam menyebutkan, sebelumnya Masyarakat tani yang berada di Kawasan Kelurahan Sinapa Piliang dan Kelurahan VI Suku menyampaikan aspirasi terkait keluhan terhadap tidak mengalirnya saluran irigasi batang pamujan akibat terkendala membersihkan sendimen disaluran irigasi karena tertutupnya saluran irigasi oleh trotoar. Akibatnya penumpukan sendimen semakin meninggi di sepanjang saluran batang pamujan tersebut.

Daswippetra saat meninjau langsung kondisi saluran irigasi batang pamujan beberapa waktu lalu bersama dinas terkait dari Provinsi Sumatera Barat menemukan tingginya penumpukan sendimen dibawah trotoar sepanjang jalan Hamka depan Balaikota Solok tersebut.
Untuk mengeluarkan sendimen lumpur dan sisa kayu akibat banjir beberapa bulan lalu, memang terkendala lantaran tidak ada  menhole atau pintu masuk ke bawah trotoar.
"Karena alasan itu, kami bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) akan mencarikan solusi untuk membuat menhole disepanjang trotoar agar dapat lebih mudah untuk membersihkan sendimen lumpur di bawah trotoar,"ujar Daswippetra.

Daswippetra menyebut, saluran irigasi batang Pamujan memang merupakan kewenangan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Sumatera Barat. Namun pihak provinsi tidak bisa secara langsung membuat menhole di atas trotoar, karena pembangunan trotoar dulunya menggunakan anggaran Pemerintah Kota Solok.
Menyikapi itu, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Sumatera Barat telah menyurati Walikota Solok terkait rencana pembuatan menhole dan surat izin dari Pemko Solok baru dibalas pada tanggal 21 April 2026 lalu.
"Insya Allah, dengan adanya surat izin dari Pemko Solok, kita akan segera membuat menhole serta membersihkan sendimen yang menumpuk dibawah trotoar dan mudah-mudahan air irigasi menjadi lancar ke hilirnya,”ungkap Daswippetra Dt Manjinjiang Alam.

Anggota DPRD Sumbar itu mengatakan, dalam penataan infrastruktur perkotaan dan Pembangunan kualitas fasilitas pendukung menjadi penentu keberhasilan sebuah kawasan publik. Salah satu elemen penting yang kerap luput dari perhatian adalah manhole drainase.
Meski ukurannya relatif kecil, komponen ini memiliki peran krusial dalam menjaga fungsi saluran irigasi batang pamujan, keamanan pejalan kaki, serta kemudahan pemeliharaan saluran di bawah permukaan trotoar.

"Manhole yang akan dibuat di atas trotoar bukan hanya berfungsi sebagai penutup saluran air saja, tetapi juga memiliki fungsi sebagai titik akses strategis yang memungkinkan inspeksi dan perawatan jaringan drainase tanpa harus merusak struktur trotoar,”ujar Daswippetra Dt Manjinjiang Alam.
(Wahyu Haryadi)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow