Dosen Fakultas Farmasi Unand Rekayasa Gambir Menjadi Bahan Produk Kecantikan Bersama Masyarakat Limapuluh Kota
HORIZONE - Sejumlah Dosen Fakultas Farmasi Universitas Andalas (Unand) Padang melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Jorong Balai Tampuak Pinang, Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kamis (30/6/2022).
Ketua Pengabdian masyarakat Fakultas Farmasi Unand, apt. Uswatul Hasanah, S. Farm, M.Si menyebutkan, Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan penghasil gambir terbesar di Sumatera Barat. Gambir selain komoditas ekspor juga digunakan di masyarakat untuk “menyirih” sejak dahulu kala.
" Komoditi Gambir juga telah dikenal sebagai bahan penyamak kulit dan pewarna kain di masyarakat," ujarnya.
Untuk memaksimalkan pemanfaatan gambir di masyarakat, sambung
Uswatul Hasanah, maka pihaknya melakukan pelatihan pemanfaatan produk gambir sebagai bahan pembuatan lulur mandi (body scrub) dengan kelompok tani di Jorong Balai Tampuak Pinang ini.
Selain dibimbing Uswatul Hasanah sendiri, pengabdian masyarakat ini juga diikuti Wakil Dekan 2 Fakultas Farmasi Universitas Andalas, Prof. Dr. apt. Erizal Zaini, M.Si beserta 5 orang dosen lainnya, seperti Prof. Dr. apt. Febriyenti, M.Si, Dr. apt. Rini Agustin, M.Si., Dr. apt. Rahmi Nofita, M.Si., Dr. apt. Friardi Ismed, dan Dr. apt. Nova Syafni.

Disebutkan, Gambir dengan katekin sebagai kandungan utamanya memiliki khasiat yang dapat mengurangi noda-noda bekas jerawat atau bagian tubuh lainnya dan dapat membantu menghaluskan kulit.
Pada pembuatan lulur mandi, gambir ini digunakan bahan serbuk gambir dengan campuran pelembab menggunakan minyak seperti VCO, minyak biji anggur, atau minyak jagung. Kemudian ditambahkan bahan eksfoliasi dan aroma.
Uswatul Hasanah menjelaskan, bahan eksfoliasi dapat menggunakan tepung gula, garam halus atau serbuk kopi. Sedangkan untuk aroma dapat disesuaikan dengan keinginan masing-masing.
" Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan gambir di masyarakat untuk kebutuhan pribadi atau untuk dijadikan ide pembuatan produk kecantikan dan kebutuhan sehari-hari," papar Ketua Pengabdian masyarakat Fakultas Farmasi Unand ini.
(Ismardi)
What's Your Reaction?



