Kembangkan Ampai, Posyantek Limo Kaum Terbaik III Lomba Posyantek Tingkat Sumbar
HORIZONE – Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Nagari Limo Kaum Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar meraih peringkat terbaik tiga dalam Lomba Posyantek Berprestasi Tingkat Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2022.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Dinas PMDPPKB Tanah Datar Poppy Aziz mengatakan, hasil ini ditetapkan dalam keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 410-543 2022 tentang Penetapan Juara Lomba Posyantek Berprestasi Provinsi Sumbar Tahun 2022.
“Posyantek terbaik akan mendapatkan hadiah berupa tropy, piagam, dan uang tunai sesuai dengan peraturan Gubernur Nomor 6 Tahun 2022. Posyantek terbaik satu, akan mewakili Sumbar pada lomba yang sama ke tingkat Nasional,” kata Poppy, kepada media ini Kamis (18/8/2022).

Dikatakan Poppy, Posyantek Nagari Limo Kaum meraih Terbaik Tiga dalam Kategori Kelembagaan. Dimana dalam kategori ini dinilai kelengkapan administrasi posyantek, pendanaan, alat inovasi yang ditampilkan, dan kebermanfaatan posyantek bagi masyarakat.
“Alhamdulillah untuk kategori posyantek berprestasi kita terbaik tiga, mudah-mudahan tahun depan bisa terbaik satu dan bisa mewakili Sumatera Barat ke tingkat nasional, seperti Posyantek Nagari Tuo Pariangan yang pernah mendapatkan juara umum Tingkat nasional,” ujar Poppy.
Baca juga : Berbeda Tahun Sebelumnya, Akhirnya Malam Resepsi Kembali Digelar di Batusangkar
Sementara Ketua Posyantek Nagari Limo Kaum Amridal mengatakan, kelembagaan Posyantek berdiri sejak 2017 dan berganti kepengurusan sekali empat tahun.
“Posyantek Limo kaum sudah banyak melakukan inovasi, diantaranya alat pengusur burung, hujan buatan, alat pengocor tanaman, alat pengupil jagung, dan alat penyiang padi (ampai). Dan, ampai ini merupakan salah satu inovasi unggulan Posyantek Limo Kaum dalam membasmi gulma untuk tanamn padi,” katanya.

Amridal menjelaskan, lahirnya alat Ampai tersebut diawali permaslahan yang ada di Nagari Limo Kaum yang banyak keluhan tentang gulma.
“Dengan Ampai ini masyarakat petani tertolong, alat ini juga mudah didapati masyarakat, tidak beresiko, harga yang terjangkau, dan bisa dioperasikan oleh masyarakat di semua kalangan,” tukasnya.
(damara)
What's Your Reaction?



