Pembukaan Akses Jalan Perkebunan Rampung, Petani Muaro Kalaban Optimis Produksi Kopi Akan Meningkat 

Pembukaan Akses Jalan Perkebunan Rampung, Petani Muaro Kalaban Optimis Produksi Kopi Akan Meningkat 

HORIZONE - Pembukaan akses jalan sepanjang 1,5 Km menuju lokasi lahan pertanian Kopi milik Kelompok Tani Tunas Baru di Bukit Cani, Desa Muaro Kalaban, selesai dikerjakan secara gotoroyong setelah Pemko Sawahlunto campur tangan dengan meminjamkan 1 unit alat berat. 

Menyemangati pembukaan jalan tersebut, Walikota Sawahlunto Deri Asta  sengaja menghadiri gotong royong penyelesaian pembukaan jalan  bersama Kelompok Tani Tunas Baru dan masyarakat setempat, Minggu (17/10/2021).

Ketua Kelompok Tani Tunas Baru, Abi Harmoni menyampaikan, dengan dibukanya akses jalan ke Bukit Cani, memberikan banyak keuntungan bagi budidaya pertanian kopi robusta yang dikelola kelompok. 

Dipastikan, untuk transportasi mengangkut bahan pertanian atau pun mengantarkan hasil panen menjadi lebih efektif dan efisien.

"Saat ini kami sudah rutin panen sekali dua minggu. Kalau untuk 1 musim panen atau hitungannya per 6 bulan, hasilnya bisa mencapai 1,5 ton," kata Abi. 

Hasil panen tersebut kemudian dikumpulkan dari lahan seluas 8 hektar yang lokasinya terpisah - pisah. 

Menurut Abi, untuk pemasaran saat ini kelompoknya menjual ke Jambi dengan harga jual rata - rata Rp 25 - 30 ribu/Kg. 

"Itu jika dijual masih dalam bentuk biji kopi. Tentu harga bisa lebih naik kalau kami menjual sudah dalam dalam kopi olahan. Untuk itu, kami bermohon bantuan pada Pemko Sawahlunto untuk membantu memperoleh mesin pengolahan kopi," ujar Abi.

Disampaikan ketua Keltan 
Tunas Baru, Abi Harmoni, bertani Kopi Robusta bukan tanpa resiko. Terutama dari resiko hama, yang paling dominan menyerang kopi kelompok saat ini adalah hama jenis BPKO dan jamur. 

"Dari total seluruh batang kopi, itu bisa sampai 10 persen yang rusak diserang hama," jelas Abi. 

Terkait jumlah tanaman kopi yang telah dibudidayakan di kawasan Bukit Cani, dilaporkan Abi, telah mencapai lebih dari 21.000 batang. 

Menyambut itu, Walikota Sawahlunto, Deri Asta, menyampaikan apresiasi sekaligus memuji perkembangan pertanian kopi robusta di Bukit Cani Muaro Kalaban. 

"Semangat yang luar biasa dari kelompok tani di sini. Sebentar lagi pembukaan akses jalan ini selesai, tentu akan menambah semangat dan nilai ekonomis dari lahan ini," kata Deri Asta.

Sementara itu, anggota DPRD Sawahlunto, Masril, yang ikut menyambut Walikota Deri Asta
bersama Kepala Desa Muaro Kalaban, Yuriswan, mengaku optimis pengelolaan lahan maupun perkebunan kopi robusta di kawasan Bukit Cani akan lebih optimal dengan semangat petani yang didukung pula oleh bantuan Pemko. 

"Ini yang namanya seiring sejalan. Perjuangan petani mengolah lahan dan menanam kopi ditolong oleh Pemko dengan membuka akses jalan dan bantuan lain. Kami berpesan agar kolaborasi ini dipertahankan dan ditingkatkan, bisa kita lihat di lahan ini potensial sekali bisa lebih maksimal hasilnya selagi petani dan Pemko punya semangat yang sama," ujar Masril. (Ismardi/rls)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow