Perebutkan Piala Wali Kota Padang, 250 Kenshi di Sumbar Ikuti Kejuaraan Shorinji Kempo
HORIZONE- Kejuaraan Shorinji Kempo yang diikuti 250 atlet dari 13 kabupaten dan kota di Sumatera Barat (Sumbar), mulai Senin (20/12/2021), perebutkan Piala Wali Kota Padang di Gedung Bela Diri GOR H. Agus Salim.
Event olahraga beladiri yang berlangsung sampai tanggal 24 Desember itu, dibuka Wali Kota Padang Hendri Septa dihadapan Kepala Dispora Sumbar dan Kota Padang, Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunas, serta Ketua KONI Sumbar dan Kota Padang.
Hadir juga pada kesempatan, Waketum Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Sumbar Indra Jaya, Ketua Perkemi Kota Padang Muharlion selaku Ketua Pelaksana sdan undangan lainnya.
Mengiringi pembukaan, Wako Padang Hendri Septa berharap, dengan berbagai kejuaraan olahraga yang digelar, nantinya bisa melahirkan atlet-atlet yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
"Insyaallah, ditahun-tahun mendatang kita akan panen atlet-atlet berprestasi seiring masifnya kejuaraan dan turnamen olahraga yang kita gelar di Kota Padang belakangan ini,"ujarnya.
"Melalui Piala Wali Kota Padang ini, kita akan terus mendorong upaya pembinaan para atlet usia dini di Kota Padang khususnya dan Sumatra Barat secara umum," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Perkemi Kota Padang Muharlion sebagai ketua pelaksana menyebutkan, para khensi akan berlomba dalam 7 nomor dan akan memperebutkan 35 medali emas.
Disebutkan, kejuaraan Shorinji Kempo se-Sumbar tersebut digelar untuk mengasah dan mengevaluasi hasil latihan dari para atlet Kempo.
"Melalui kejuaraan ini kita akan mendorong semangat para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan latihannya. Kita tahu bahwa beberapa waktu belakangan ini tidak diadakan kejuaraan akibat pandemi Covid-19,"ujarnya.
Muharlion mengaku, terselenggaranya kejuaraan Kempo ini tidak terlepas dari upaya untuk meningkatkan semangat dan prestasi atlet Kempo di Sumatra Barat. Apalagi sebagai Atlet, tentu butuh ajang pembuktian dan pertandingan untuk mengetahui sejauh mana hasil latihannya. Tanpa adanya iven, mereka tidak akan bisa membuktikan kemampuan yang dimiliki.
“Kota Padang adalah barometer di Sumbar selama ini. Dengan kita maksimalkan iven ini, maka semangat para kenshi dari kabupaten dan kota bisa melecut motivasi mereka. Kami mengucapkan terima kasih kepada kabupaten dan kota yang ikut berpartisipasi dalam kejurda yang kali pertama digelar ini,” sebutnya.
(Ismardi/hms)
What's Your Reaction?



